Radarnesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MUARO JAMBI kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah.

Untuk ke-12 kalinya, Pemkab Muaro Jambi berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Robinson Sirait, SM.

Ketua Fraksi PAN DPRD Muaro Jambi itu menilai keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dari BPK menjadi indikator bahwa tata kelola keuangan daerah terus mengalami peningkatan dan dikelola secara profesional.

Menurut Robinson, raihan WTP bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap aturan dalam pengelolaan anggaran.

“Atas nama Fraksi PAN DPRD Muaro Jambi, saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi yang kembali berhasil meraih opini WTP dari BPK RI. Ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan karena menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Robinson Sirait, Selasa 2 Juni 2026.

Raihan WTP tahun ini menjadi semakin istimewa karena merupakan opini WTP ke-10 yang berhasil diraih secara berturut-turut oleh Pemkab Muaro Jambi.

Secara keseluruhan, penghargaan tersebut merupakan raihan WTP ke-12 sejak BPK mulai melakukan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah.

Robinson juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dan Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir atas kepemimpinan dan komitmen dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus melakukan pembenahan sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas penyusunan laporan keuangan, serta menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang diberikan BPK pada tahun-tahun sebelumnya.

“Capaian ini tentu lahir dari kerja bersama seluruh perangkat daerah yang konsisten melakukan perbaikan. Keberhasilan mempertahankan WTP selama bertahun-tahun menunjukkan adanya komitmen yang kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.

Meski demikian, Robinson mengingatkan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, keberhasilan dalam pengelolaan keuangan harus mampu diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa setiap anggaran yang dikelola pemerintah daerah harus memberikan manfaat nyata bagi warga, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Prestasi ini tentu harus dipertahankan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan yang baik itu berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Muaro Jambi,” tegasnya.

Dengan keberhasilan meraih WTP ke-12 ini, Muaro Jambi kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu daerah yang mampu menjaga kualitas pengelolaan keuangan secara berkelanjutan.

DPRD berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.