Laura Basuki Sebut Film Sehidup Semati Jadi Proyek Terberat Sepanjang Kariernya

RADARNESIA.COM – Karier Laura Basuki di dunia film tanah air semakin panjang dengan kemunculan film terbarunya yang berjudul Sehidup Semati. Film arahan sutradara Upi ini bergenre thriller horor yang menawarkan ketegangan dan kengerian.

Mendapatkan karakter sebagai perempuan yang menerima KDRT, Laura Basuki menyebut perannya ini sebagai yang terberat sepanjang kariernya di dunia perfilman. Yuk scroll lebih lanjut untuk mengetahui selengkapnya!

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Marshanda Akui Vicky Prasetyo Jadi Inspirasi Bak Entertainer Sejati

Aktris Indonesia Laura Basuki yang memerankan Renata menceritakan pengalamannya bermain film yang disutradarai Upi. Menurutnya, ini merupakan proyek film yang memiliki proses paling berat selama ia berkarier di industri film.

Proses berat itu terjadi lantaran karakter yang diperankannya memiliki kompleksitas dan kerentanan yang membutuhkan energi dan spektrum keaktoran mendalam.

“Saya rasa, menjadi Renata adalah proses yang paling berat yang pernah saya alami. Saya juga harus mengurangi makan dan kegemaran jajan saya untuk lebih mengenali dan mendalami karakter Renata,” cerita Laura Basuki, saat press conference film Sehidup Semati di XXI Epicentrum, 8 Januari 2024.

Baca Juga:  Bantah Tuduhan Pencucian Uang, Hotman Paris Bongkar Bayaran Raffi Ahmad

“Bahkan, para kru dan casts sempat takut ngajak saya ngobrol di set, padahal sebenernya tidak apa-apa juga. Ya akhirnya mereka mau berinteraksi dengan saya. Mungkin mereka takut mengganggu fokus saya selama syuting,” sambungnya.

Tak hanya keseriusan para aktor, di film Indonesia ini, tim produksi juga melakukan persiapan ekstra. Mereka membangun set apartemen yang lengkap dengan active water system di dalamnya, termasuk keran yang menyala. Sehingga, seperti berada di dalam sebuah apartemen sungguhan.

Baca Juga:  20 Tahun Menjanda, Desy Ratnasari Tak Khawatir soal Jodoh

Upi, selaku sutradara juga telah mempersiapkan dan menyelesaikan naskahnya selama 13 tahun sejak tahun 2010 lalu. Pertemuannya dengan produser Chand Parwez Servia dan rumah produksi Starvision membuat ide yang sudah lama ada akhirnya bisa terwujud.

Chand Parwez Servia selaku produser mengaku antusias. Ia berharap film Sehidup Semati bisa menjadi film yang membawa kesegaran genre dan cerita untuk industri perfilman Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *