Scroll untuk baca artikel
banner 728x250
Nusantara

Pelaku Pembunuh Disertai Mutilasi di Kabupaten Garut Diduga ODGJ

×

Pelaku Pembunuh Disertai Mutilasi di Kabupaten Garut Diduga ODGJ

Sebarkan artikel ini
Pelaku Pembunuh Disertai Mutilasi Di Kabupaten Garut Diduga Odgj

RADARNESIA.COM- Pelaku pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Kabupaten Garut baru-baru ini yang diamankan pihak kepolisian diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa.

Erus (23) pria yang diduga Odgj itu langsung diamankan oleh pihak Kepolisian Resort Garut setelah mendapat laporan dari masyarakat, Minggu (30/06/224).

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

Menurut informasi yang didapat, Sebelum melakukan pembunuhan disertai mutilasi, Erus sempat menuntun korban di jalanan raya sembari mengikat tangan korban.

Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky mengatakan, pihaknya tengah menangani kasus tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita Sudah melakukan olah TKP, insyaallah penanganan berjalan dengan baik, dan sampai hari ini perkaranya masih ditangani,” kata AKBP Rohman Yonky, Senin (01/07/2024).

Sedangkan untuk motif pelaku, lanjut AKBP Rohman Yonky, pihaknya belum bisa memastikan secara rinci dikarenakan pelaku masih menjalani proses pemeriksaan.

“Untuk pelaku sendiri sudah kita amankan, untuk motifnya belum bisa dipastikan karena proses pemeriksaan masih berlanjut,” terangnya.

Dugaan pelaku orang dalam gangguan jiwa (Odgj) juga dibenarkan oleh AKP Ari Rinaldo selaku Kasat Reskrim Polresta Garut.

“Iya, diduga Odgj, soalnya saat diperiksa tersangka ngacau ngomongnya, untuk itu kami berkonsutasi dengan dokter dan ahli untuk memeriksa kondisi kejiwaannya,”ungkapnya.

Sementara itu, menurut informasi yang beredar, warga sekitar sempat melihat pelaku menjalankan aksi kejinya memutilasi korban di pinggir jalan.

“Sempat lihat dia memotong daging di pinggir jalan, kirain motong daging ayam ternyata manusia,”ujar Nining (43) warga sekitar yang sempat melihat aksi keji pelaku.

Potongan jasad yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi itu ditemukan di Jalan Raya Lintas Selatan Garut, tepatnya di Kampung Bantarlimus, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari minggu 30 Juni 2024.