Scroll untuk baca artikel
banner 728x250
Politik

Sudah Dipecat dari Partai karena Terlibat TPPU dan Gratifikasi, Masih Mengaku sebagai Ketua DPP Partai Nasdem

×

Sudah Dipecat dari Partai karena Terlibat TPPU dan Gratifikasi, Masih Mengaku sebagai Ketua DPP Partai Nasdem

Sebarkan artikel ini
Sudah Dipecat Dari Partai Karena Terlibat Tppu Dan Gratifikasi, Masih Mengaku Sebagai Ketua Dpp Partai Nasdem

RADARNESIA.COM – Meskipun sudah tidak lagi menjadi anggota partai karena terlibat kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan gratifikasi, HA (inisial) tetap menyatakan dirinya sebagai ketua DPP Partai Nasdem.

Setelah menghadiri sidang yang menyeretnya di Pengadilan Tipikor Surabaya pada hari Kamis (20/06/2024), HA memberikan pendapatnya kepada awak media tentang situasi politik saat ini. Dia mengkritik kehadiran calon tunggal dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Probolinggo sebagai langkah mundur bagi demokrasi di Indonesia.

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

“Proses Pilbup merupakan bagian penting dari politik di negara ini. Pembangunan politik di Probolinggo tidak boleh mundur. Sejak reformasi tahun 2003, proses ini telah dibangun dengan baik,” ujar HA.

Sudah Dipecat Dari Partai Karena Terlibat Tppu Dan Gratifikasi, Masih Mengaku Sebagai Ketua Dpp Partai Nasdem

Dia juga menambahkan bahwa sebelumnya Pilbup Probolinggo selalu diikuti oleh beberapa pasangan calon (paslon), misalnya pada tahun 2013 dengan 3 paslon, dan pada tahun 2018 dengan 2 paslon. “Namun, sekarang apakah pesta demokrasi hanya diikuti oleh satu paslon? Itu adalah kemunduran,” tegasnya.

Meskipun dia sendiri telah dipecat dari keanggotaan partai karena kasus TPPU dan gratifikasi. Ia masih mengaku sebagai Ketua DPP Partai Nasdem, HA menegaskan bahwa partainya menolak kehadiran calon tunggal dalam Pilbup Probolinggo. “Saya sebagai Ketua DPP Partai Nasdem dengan tegas menolak hal tersebut,” katanya. Dia juga menyatakan bahwa partainya siap untuk melawan calon tunggal tersebut dan akan mengeluarkan deklarasi penolakan secara resmi.

HA menegaskan bahwa Partai Nasdem tidak akan menerima kehadiran calon tunggal dalam Pilbup Probolinggo, dan keputusan tentang siapa yang akan diusung sebagai bupati dan wakil bupati akan di serahkan kepada dirinya.