Radarnesia.com – Kontingen Indonesia dari cabang olahraga para atletik mencatat capaian gemilang pada ASEAN Para Games (APG) ke-13 Tahun 2025 Thailand. Rombongan atlet para merah putih mampu mengoleksi 38 medali emas, melampaui target awal sebanyak 25 emas, hanya dalam empat hari pertandingan sejak pembukaan ajang tersebut.
Pelatih Kepala Para Atletik Indonesia, Slamet Widodo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi latihan, kesiapan mental atlet, serta dukungan masyarakat Indonesia yang terus mengiringi perjuangan atlet disabilitas di kancah internasional. “Target awal kami 25 medali emas, namun hingga Sabtu malam sudah mencapai 38 emas dan masih berpeluang bertambah karena masih ada nomor yang dipertandingkan,” ujar Slamet di Main Stadium 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand.
Ia mengapresiasi kemampuan para atlet dalam menjaga fokus, emosi, dan semangat bertanding demi mengharumkan Merah Putih. Menurutnya, beberapa atlet bahkan mampu melampaui target pribadi yang telah ditetapkan. “Ada atlet yang awalnya ditargetkan perak, justru mampu meraih emas. Sementara yang ditargetkan emas juga berhasil memenuhi target. Ini menunjukkan mental bertanding anak-anak sangat luar biasa,” ungkapnya.
Slamet menjelaskan, para atletik menjadi salah satu lumbung emas utama Indonesia melalui berbagai nomor unggulan seperti lari, lompat tinggi, lompat jauh, lempar lembing, hingga tolak peluru.
Ia menilai capaian ini menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi Indonesia di ajang multievent yang lebih tinggi, seperti Asian Para Games dan Paralimpiade. “Atlet yang catatan waktunya dan performanya memenuhi standar akan kami promosikan ke Asian Para Games Jepang. Sementara yang belum, tetap akan kami dorong untuk terus berlatih karena banyak yang masih muda dan berpotensi besar,” jelas Slamet.
Menurut Slamet, regenerasi atlet para atletik berjalan positif, ditandai dengan munculnya atlet-atlet debutan yang mampu tampil kompetitif dan menunjukkan prospek menuju Paralimpiade. “Masih banyak atlet muda yang bisa kami proyeksikan ke Paralimpiade. Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar pembinaan ini berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.
Capaian para atletik ini mempertegas komitmen pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam memperkuat pembinaan olahraga disabilitas secara berjenjang dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan prestasi olahraga nasional.





