Radarnesia.com – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri, hingga Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu malam, 7 Januari 2026. Rapat tersebut membahas penanganan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Salah satu pembahasan terkait laporan perihal perkembangan pembangunan rumah hunian di lokasi bencana. Pembangunan dilakukan oleh Danantara Indonesia.
“Dalam dua minggu ke depan rumah hunian di Aceh Utara, Aceh Pidie, Tapanuli Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman dan Agam akan jadi dan siap digunakan,” ujar Teddy, Kamis, 8 Januari 2026.
Pembahasan dilakukan bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan direktur Utama Waskita, Adhikarya, Wijaya Karya, Nindya Karya, Hutama Karya, Pembangunan Perumahan, dan Brantas Abipraya.
Dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Teddy menerima laporan mengenai pembersihan dan pemulihan kembali seluruh fasilitas umum (jalan, rumah sakit, sekolah, pasokan air dan perkantoran) secara masif dan cepat. Kementerian Pekerjaan Umum juga disebut sedang membangun rumah hunian di Aceh akan selesai pada awal Februari.
Teddy mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan setiap bupati dan wali kota untuk memfasilitasi warga terdampak yang memiliki keinginan beragam terkait dengan hunian.
“Ada yang ingin disiapkan hunian, ada yang ingin memperbaiki sendiri, ada yang ingin pindah daerah mengikuti keluarganya yang lain dan lain sebagainya,” ungkap Teddy.
Teddy menekankan bahwa pemerintah siap bergerak secepat mungkin membangun hunian bagi warga agar bisa segera ditempati.





