Radarnesia.com – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya dengan melakukan pengawalan keamanan pangan.

Ia menyebutkan pengawasan BPOM sangat penting untuk memastikan sasaran program MBG dapat menerima manfaat yang maksimal dari program ini tanpa menghadapi risiko kesehatan.

“Keamanan pangan yang terjamin akan memastikan bahwa makanan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga bebas dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan,” kata Taruna.

Lanjutnya, bahwa pangan aman, bermutu, dan bergizi seimbang adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan SDM serta ketahanan kesehatan bangsa Indonesia.

Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberlangsungan program MBG, demi anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Palmerah, Jakarta Barat. Ia mengatakan saat ini Indonesia telah memiliki 22.275 SPPG atau dapur di seluruh provinsi untuk mendukung pelaksanaan MBG.

“MBG mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada. Tapi di seluruh dunia, yang saya pelajari, makan bergizi gratis sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat,” ujarnya.

Prabowo Subianto juga menyampaikan Polri telah menunjukkan peran yang sangat penting, termasuk dukungannya terhadap MBG. SPPG Polri tersebut dilengkapi dengan sejumlah peralatan/perlengkapan standar antara lain filter air, water heater untuk pencucian food tray, dan UV sterilizer untuk membantu menghilangkan bakteri dan virus.

SPPG Polri di Palmerah ini juga dilengkapi dengan food security test dengan 4 parameter uji keamanan pangan yang diproduksi di dalam negeri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan saat ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah menjalankan operasionalnya, sementara yang lain sedang memasuki tahap persiapan, pembangunan, dan ada yang baru memasuki tahap peletakan batu pertama.

“Polri juga membangun puluhan SPPG di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar, termasuk di Papua. Komitmen dan dukungan terhadap MBG, karena MBG adalah strategi penting pemerintah guna menjamin generasi muda Indonesia tumbuh optimal,” kata Sigit.