Radarnesia.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) memberangkatkan sebanyak 4.270 peserta arus balik Mudik Gratis Angkutan Jalan 2026 dari 12 kota di Pulau Jawa dan Sumatra menuju wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang, Rabu (25/3/2026).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah pemerintah untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode arus balik Lebaran. “Program ini bertujuan agar perjalanan masyarakat berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman, sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Sebanyak 100 unit bus dikerahkan untuk mengangkut peserta dari berbagai terminal tipe A (TTA), antara lain, Kertawangunan (Kuningan), Mangkang (Semarang), Purboyo (Madiun), Purabaya (Surabaya), Tirtonadi (Solo), Giwangan (Yogyakarta), Giri Adipura (Wonogiri), Bulupitu (Purwokerto), Anak Air (Padang), Alang-Alang Lebar (Palembang), Batoh (Aceh), Amplas (Medan)

Program ini menyasar pemudik dari berbagai wilayah untuk kembali ke kawasan Jabodetabek secara terkoordinasi.

Selain angkutan penumpang, pemerintah juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor secara gratis.

Sebanyak 120 unit sepeda motor diberangkatkan menggunakan empat truk dari empat terminal yakni, Bulupitu (Purwokerto), Giwangan (Yogyakarta), Tirtonadi (Solo), dan Giri Adipura (Wonogiri).

Kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan yang sering terjadi akibat penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.

Menurut Dirjen Aan, program arus balik gratis merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan layanan transportasi yang inklusif sekaligus meringankan beban masyarakat. “Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat kembali ke perantauan dengan aman, nyaman, dan siap beraktivitas kembali setelah Lebaran,” katanya.

Kemenhub mengingatkan seluruh peserta untuk mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban selama perjalanan, serta memastikan kondisi kesehatan tetap prima.

Sementara itu, para pengemudi bus juga diimbau untuk menjaga stamina dan kesehatan, beristirahat cukup, serta mematuhi rambu lalu lintas.

Adapun, program arus balik gratis ini diharapkan dapat mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026 sekaligus menekan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengguna sepeda motor di perjalanan jarak jauh.