Radarnesia.com – Persaingan industri kecerdasan buatan (AI) kembali memanas setelah Anthropic dan OpenAI memperkenalkan model terbaru mereka pada 22 September 2026. Dalam waktu yang berdekatan, Anthropic meluncurkan Claude Opus 5.5, sementara OpenAI memperkenalkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna.

Peluncuran kedua model AI tersebut menjadi perhatian karena berlangsung pada hari yang sama dengan selisih waktu yang relatif singkat. Anthropic lebih dulu mengumumkan Claude Opus 5.5, sebelum OpenAI memperluas keluarga GPT-6 melalui kehadiran Sol dan Luna.

Claude Opus 5.5 merupakan model pertama dalam keluarga Claude 5.5. Anthropic menyebut model ini mampu memberikan performa setara dengan Claude Fable 5.1 untuk sebagian besar pekerjaan, sekaligus membutuhkan biaya operasional sekitar 40 persen lebih rendah dibandingkan Opus 5.

Dari sisi harga API, Anthropic menetapkan biaya input Claude Opus 5.5 sebesar 4 dolar AS per satu juta token dan 20 dolar AS untuk output dalam jumlah yang sama. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan Opus 5 yang sebelumnya berada di angka 5 dolar AS untuk input dan 25 dolar AS untuk output.

Selain efisiensi biaya, Anthropic juga menyebut Claude Opus 5.5 mampu menghasilkan respons lebih dari 30 persen lebih cepat dibandingkan Opus 5. Model tersebut dirancang untuk menangani berbagai pekerjaan kompleks, termasuk pengembangan perangkat lunak, pekerjaan berbasis pengetahuan, penggunaan komputer, hingga riset ilmiah.

Di sisi lain, OpenAI menghadirkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna sebagai bagian dari perluasan keluarga GPT-6 setelah sebelumnya memperkenalkan GPT-6 Astra. Sol diposisikan untuk pekerjaan yang membutuhkan kemampuan lebih tinggi, sedangkan Luna diarahkan pada kebutuhan yang mengutamakan efisiensi dan biaya rendah.

Salah satu perubahan terbesar yang dibawa GPT-6 Sol dan Luna adalah penurunan harga penggunaan API. OpenAI memangkas harga Sol dan Luna sebesar 50 persen dibandingkan harga promosi GPT-5.6 untuk model dengan nama yang sama. GPT-6 Sol dibanderol 2 dolar AS per satu juta token input dan 10 dolar AS per satu juta token output.

Sementara itu, GPT-6 Luna memiliki harga 0,10 dolar AS untuk satu juta token input dan 0,50 dolar AS untuk satu juta token output. Penurunan biaya tersebut didukung peningkatan sistem caching dan inference yang dikembangkan OpenAI untuk keluarga GPT-6.

OpenAI juga menyatakan GPT-6 Sol mengalami peningkatan dalam akurasi faktual serta kemampuan coding dibandingkan pendahulunya. Dalam evaluasi internal yang menggunakan percakapan anonim yang sebelumnya dilaporkan memiliki kesalahan, perusahaan menyebut Sol menghasilkan sekitar setengah jumlah kesalahan dibandingkan model pendahulunya.

Untuk kebutuhan pengembangan perangkat lunak, GPT-6 Sol dan Luna juga mendapat peningkatan kemampuan. OpenAI melaporkan Sol mencatat skor 68,8 persen dalam pengujian DeepSWE v1.1 pada tingkat usaha maksimum, sementara Luna mencapai 66,6 persen dalam pengujian yang sama.

Dari sisi ketersediaan, GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna telah tersedia melalui API. OpenAI juga menyediakan kedua model tersebut di ChatGPT Work dan Codex bagi pengguna Plus, Pro, Business, Enterprise, serta Edu. Pengguna Free dan Go dapat mengakses GPT-6 Luna melalui aplikasi desktop, sedangkan kedua model tersebut belum tersedia di antarmuka ChatGPT utama pada saat peluncuran.

Peluncuran Claude Opus 5.5 dan GPT-6 Sol serta Luna menunjukkan bahwa pengembangan AI tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan. Efisiensi biaya, kecepatan pemrosesan, kemampuan coding, otomatisasi pekerjaan, serta penerapan AI dalam aktivitas sehari-hari kini menjadi bagian penting dalam persaingan model AI generasi terbaru.