Mukernas PKP, Al Haris: Kerukunan Masyarakat Nagari Paninggahan Luar Biasa

RADARNESIA.COM – Gubernur Jambi Al Haris mengemukakan bahwa kerukunan masyarakat desa/nagari Paninggahan sangat luar biasa. Hal ini dikemukakan Gubernur Jambi Al Haris pada Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) Persatuan Keluarga Paninggahan (PKP), bertempat di Gedung Hadratulisan Asrama Haji, Kota Baru Jambi, Sabtu (27/1/2024).

“Urang minang khususnya nagari Paninggahan ini kerukunan masyarakat-nya sangat luar biasa karena dimanapun mereka berada tidak pernah lupa dengan kampung halaman nya. Oleh karena itu atas nama Pemerintah Provinsi Jambi kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan musyawarah kerja nasional ini,” ujar Gubernur Al Haris.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  RSAU dr. Siswanto Jadi Salah Satu RS TNI Yang Diresmikan Presiden Jokowi

Gubernur Al Haris mengatakan bahwa Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat tidak bisa dipisahkan satu sama lain. “Sejarah Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat tidak bisa dipisahkan, banyak tokoh Sumatera Barat yang telah mengabdi di Provinsi Jambi yang telah menyatu dengan masyarakat Provinsi Jambi,” kata Gubernur Al Haris.

Baca Juga:  Kunjungi Korban Keracunan Gas, Wali Kota Tangerang Pastikan Perusahaan Bertanggung Jawab

Selanjutnya Gubernur Al Haris mengharapkan pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persatuan Keluarga Paninggahan (PKP) Se-Indonesia berjalan dengan lancar dan menghasilkan gagasan yang strategis.

“Saya berharap agar musyawarah berlangsung lancar dan tertib dari awal hingga akhir, serta menghasilkan gagasan-gagasan strategis untuk terus memperkuat/mempertajam program kerja PKP, guna meningkatkan kamajuan organisasi, yang kontributif terhadap pembangunan, baik pembangunan daerah maupun pembangunan nasional,” harapnya.

Baca Juga:  Pesisir Selatan Terima Bantuan RTLH Dari Kementerian, Bupati: Jangan Sampai Menimbulkan Persoalan

Sementara itu sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Pusat PKP Kasriyadi Dedi mengatakan bahwa Mukernas PKP ini diselenggarakan 6 bulan setelah pemilihan kepengurusan yang baru. Selanjutnya juga mempertimbangkan segala program yang telah direncanakan dan dijalankan mulai dari tingkat Dewan Pengurus Cabang sampai ke Dewan Pengurus Pusat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *