Radarnesia.com – Arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, mulai menunjukkan eskalasi kepadatan pada Minggu dini hari, 15 Maret 2026. Ribuan kendaraan roda empat pribadi maupun jasa travel tampak mulai memadati kantong-kantong parkir di setiap dermaga, baik dermaga eksekutif maupun reguler, untuk menyeberang menuju Pulau Sumatra.

Seorang pemudik asal Karawang, Siti Aminah, 34, mengaku sengaja pulang lebih awal untuk menghindari puncak arus mudik.

“Saya bawa oleh-oleh makanan dan pakaian buat orang tua. Meski macet di Cikupa tadi lumayan melelahkan, yang penting bisa sampai ke Pesisir Barat dengan selamat,” kata Siti, di Cilegon, Minggu, 15 Maret 2026.

Pantauan di lokasi, pukul 01.30 WIB menunjukkan antrean kendaraan mulai mengular sejak pintu masuk pelabuhan hingga area tunggu naik ke atas kapal (gangway). Kondisi ini menandakan gelombang pemudik yang memilih melakukan perjalanan di waktu malam hari mulai meningkat drastis dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Peningkatan volume kendaraan ini didominasi oleh pelat nomor luar daerah Banten, seperti Jakarta (B), Bandung (D), dan Karawang (T). Banyaknya kendaraan roda empat yang tiba secara bersamaan membuat petugas di lapangan harus bekerja ekstra keras untuk mengatur alur masuk kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang mengunci akses jalan utama.

Pemandangan menarik terlihat pada deretan kendaraan yang antre, di mana atap-atap mobil dipenuhi dengan barang bawaan yang menumpuk. Selain koper dan tas besar, nampak pula sepeda serta berbagai macam paket oleh-oleh yang dibawa pemudik sebagai buah tangan untuk keluarga di kampung halaman.

Pihak otoritas pelabuhan terus mengimbau kepada para pemudik roda empat agar telah memiliki tiket elektronik (e-ticket) sebelum tiba di area pelabuhan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir waktu tunggu di gerbang masuk dan memperlancar arus penyeberangan di tengah tren peningkatan volume pemudik yang diprediksi akan terus naik hingga puncak arus mudik mendatang.