Kampanye Pemilu 2024 Dimulai, Wapres K.H. Ma’ruf Amin Imbau Para Kontestan Patuhi Aturan

Screenshot 2023 11 27 19 42 55 60

RADARNESIA.COM – Kampanye Pemilu 2024 akan dimulai secara serentak pada Selasa, 28 November 2023.

Sebagaimana telah ditetapkan KPU, jadwal kampanye ini akan berlangsung selama 75 hari hingga 10 Februari 2024.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres), K.H. Ma’ruf Amin mengimbau khususnya kepada para kontestan Pemilu agar terus mematuhi aturan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan polarisasi politik dalam masyarakat.

Baca Juga:  Surat Suara Pilpres 2024 Rampung Dicetak, Segera Didistribusikan

“Ya kira seperti yang pernah saya sampaikan. Para pemain, kontestan, supaya menaati aturan-aturan itu jangan sampai melakukan tindakan-tindakan yang bisa menimbulkan keterbelahan masyarakat kita. Itu dari para pelaku, para kontestan,” ungkap Wapres dalam keterangannya di Grand Hotel River Park, Bratislava, Slovakia, Minggu malam (26/11/2023) waktu setempat.

Selain itu, lanjut Wapres, para penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu juga diharapkan tetap bersikap adil.

“Begitu juga dari pihak keamanan (TNI/Polri), semua itu juga harus bersikap netral, ASN, semuanya. Kita harapkan kampanye nanti itu berjalan dengan baik,” pinta Wapres.

Baca Juga:  Cegah 'Jual-Beli Suara', Bawaslu Ingatkan Pemilih Tak Jepret Kertas Suara di Bilik TPS

“Ya seperti sesuai aturan, mereka harus menjadi penyelenggara Pemilu yang netral, tidak memihak kepada salah satu kontestan, dan harus menjaga supaya Pemilu kita itu berjalan dengan jujur, adil, bersih, dan pemain juga supaya bermain bersih semuanya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, kepada para kepala daerah definitif ataupun penjabat, Wapres menginstruksikan agar terus menjaga netralitasnya.

“Semua, termasuk petugas, penjabat, pelaksana tugas, semuanya. Yang tidak pelaksana tugas juga,” urainya.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Gus Qodir Gencarkan Sosialisasi Dengan Alumni Ponpes Tajung Sari Tongas

Terakhir, kepada masyarakat, Wapres berpesan agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah dan menimbulkan konflik.

“Isu-isu disinformasi, hoax, yang pasti ketika kita menghadapi Pemilu itu selalu ada, selalu muncul. Oleh karena itu, masyarakat harus tidak boleh terprovokasi oleh isu-isu yang tidak baik, disinformasi (tersebut),” pesannya.

Mendampingi Wapres saat memberikan keterangan pers, Duta Besar RI untuk Slovakia Pribadi Sutiono dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi. (johara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *