Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Wisata Alam Tunden Nui Paser Dikunjungi 1.560 Orang selama Libur Lebaran 2024

×

Wisata Alam Tunden Nui Paser Dikunjungi 1.560 Orang selama Libur Lebaran 2024

Sebarkan artikel ini
Wisata Alam Tunden Nui Paser Dikunjungi 1.560 Orang Selama Libur Lebaran 2024

RADARNESIA.COM – Objek wisata Tunden Nui di Desa Brewe Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser Kalimantan Timur (Kaltim) dikunjungi 1.560 orang selama libur Lebaran 2024 sejak 11-15 April 2024.

Sebelumnya, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser merilis sebanyak 13.574 orang berkunjung ke 13 objek wisata selama libur Lebaran 2024. Dengan adanya data itu, maka jumlah kunjungan wisatawan di Paser terdapat penambahan.

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

“Informasi tambahan di objek wisata Tunden Nui juga ramai dikunjungi masyarakat selama libur lebaran. Sekitar 1.560 orang yang datang ke sana,” kata Kabid Kepariwisataan pada Disporapar Kabupaten Paser, Khairuddin, di Tanah Grogot, Kamis (18/4/2024).

Tunden Nui merupakan objek wisata alam yang berada di bukit Nui Desa Brewe. Pengunjung atau wisatawan dapat menikmati matahari terbit (sunrise) dan tenggelam (sunset) sambil menyaksikan panorama alam dari ketinggian bukit Nui.

Objek wisata yang dikelola masyarakat setempat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Brewe.

Pemerintah Desa setempat tengah menambah fasilitas pendukung seperti spot swafoto, tempat bermain anak, hingga rumah ibadah, spot selfie (swafoto), tempat bermain anak, dan villa.

Pembangunan villa, menurut Kepala Desa Brewe, Hayati, diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin menginap dan berlama-lama menikmati kesejukan dan kesegaran bukit Nui.

“Kami juga berencana melengkapi dengan  kolam renang mini untuk diharap menarik minat pengunjung,” kata Hayati.

Tunden Nui sangat cocok bagi pecinta alam yang menyukai kegiatan perkemahan. “Jadi kami menyediakan Camping Ground atau bumi perkemahan. Tempat ini pernah dikunjungi pecinta alam dari Balikpapan, Penajam, dan dari Kabupaten Paser,” ujarnya.

Berwisata ke Tunden Nui tidak akan merogoh kocek besar sebab dengan cukup membayar karcis Rp5 ribu, sudah bisa menikmati suasana pegunungan yang sejuk dan asri.

Hayati mengakui masih ada kendala yakni kondisi jalan yang belum baik untuk menuju ke sana. Oleh karena itu pemerintah desa setempat akan melakukan perbaikan jalan. Program perbaikan jalan sudah masukkan di Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2024.

Saat ini pemerintah desa setempat menyediakan fasilitas toilet dan parkir gratis, serta aula mini untuk berkumpul dan menggelar kegiatan. Rumah ibadah pun saat ini sedang tahap pembangunan.

Secara keseluruhan dari belasan objek wisata di Kabupaten Paser, Kemilau Laut Pondong masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk berlibur.

Tercatat ada 2.865 orang yang berkunjung ke sana, disusul Museum Sadurengas dengan 2.002 pengunjung.

Taman Hutan Raya (Tahura) Lati Petangis juga ramai, ada 1.731 orang berkunjung ke kawasan konservasi tersebut.

Kemudian ada wisata Hutan Mangrove Klempang Sari yang dikunjungi 1.460 orang dan objek wisata Taka Garden dengan 1.360 orang. Disusul Doyam Turu di Desa Lempessu dengan 1.100 pengunjung dan Gunung Boga atau Gunung Embun dikunjungi 1.050 pengunjung.