Radarnesia.com – PetroChina International Jabung Ltd mengapresiasi peran Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Jambi dalam memperkuat publikasi informasi mengenai kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi (migas), termasuk berbagai program sosial serta kontribusi perusahaan bagi masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Government & Relations Superintendent PetroChina International Jabung Ltd, Lasno, saat menerima kunjungan pengurus FJM Provinsi Jambi di kantor PetroChina International Jabung Ltd, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Selasa siang, 29 September 2026.
Kehadiran jajaran pengurus inti Forum Jurnalis Migas (FJM) Jambi semakin melengkapi hangatnya diskusi tersebut. Tampak hadir Ketua FJM Drs. H. Mursyid Sonsang, M.Pd., Sekretaris Muhammad Surtan, serta tim humas FJM yakni Hendry Nursal, Ramadhani, dan Wiliatno. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat tali silaturahmi, tetapi juga memperkokoh kolaborasi strategis antara insan pers dan PetroChina dalam menyampaikan informasi yang akurat dan transparan mengenai kiprah hulu migas serta pembangunan di daerah.
Lasno didampingi Staf Community Development (Comdev) sekaligus Humas (Hubungan Masyarakat) di PetroChina International Jabung Ltd, Resman, menyambut positif hubungan yang selama ini terjalin dengan FJM Jambi. Menurutnya, keberadaan FJM dengan jaringan anggota dan media yang luas memiliki peran penting dalam membantu menyampaikan berbagai informasi perusahaan kepada masyarakat.
“Selama ini, kami terbantu sekali dengan adanya publikasi-publikasi media anggota FJM,” ujar Lasno.
Ia mengatakan publikasi media yang dilakukan secara luas membantu masyarakat mengetahui berbagai kegiatan PetroChina, termasuk kontribusi perusahaan melalui program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut Lasno, informasi mengenai aktivitas perusahaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan operasional migas, tetapi juga berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi maupun daerah lainnya.
Dalam pertemuan kali ini, pembahasan juga mencakup perkembangan industri hulu migas, target produksi serta kontribusi PetroChina terhadap pembangunan daerah. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dengan pertukaran informasi mengenai peran perusahaan dan media dalam mendukung kepentingan publik.
Salah satu kontribusi yang disoroti adalah dukungan PetroChina terhadap pembangunan infrastruktur. Perusahaan disebut turut berkontribusi dalam pembangunan sarana yang mendukung mobilitas masyarakat, mulai dari jalan hingga jembatan.
Lasno menyebut terdapat sejumlah jembatan yang dibangun perusahaan dan menjadi bagian penting dari akses masyarakat dari Kota Jambi menuju wilayah operasional PetroChina di Tanjung Jabung Timur.
“Dari Jambi ke sini ada lima jembatan yang dilewati, itu kita yang bangun. Jalan dari Jambi ke sini juga awalnya kita yang merintis, kita yang buka,” jelasnya.
Kontribusi tersebut, lanjut Lasno, menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung pembangunan dan memperlancar konektivitas masyarakat. Infrastruktur yang memadai dinilai turut menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah sekitar operasi.
Selain pembangunan infrastruktur, PetroChina juga melibatkan masyarakat dalam sejumlah aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan dan keamanan wilayah operasional. Salah satunya melalui pelibatan masyarakat dalam kegiatan pembersihan rumput di sekitar jalur pipa distribusi minyak dan gas.
Pelibatan masyarakat menjadi salah satu bentuk hubungan perusahaan dengan warga di sekitar wilayah operasi. Kegiatan itu sekaligus mendukung pemeliharaan lingkungan sekitar fasilitas migas agar tetap terjaga dan mudah dipantau.
Lasno menegaskan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui program yang bersifat pembangunan fisik. PetroChina juga menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, keberadaan media dinilai penting untuk menyampaikan informasi mengenai program perusahaan secara terbuka kepada publik. Publikasi yang dilakukan FJM Jambi bersama media anggotanya dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai aktivitas industri hulu migas dan kontribusinya terhadap daerah.
Pertemuan antara pengurus FJM Jambi dan PetroChina International Jabung Ltd juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara perusahaan dan insan pers.
Sinergi diharapkan terus berkembang sehingga informasi mengenai kegiatan operasional, kontribusi pembangunan, program sosial, serta berbagai aktivitas PetroChina dapat tersampaikan kepada masyarakat secara akurat, proporsional dan berimbang.
Kolaborasi antara perusahaan dan media juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman publik mengenai peran industri hulu migas, tidak hanya sebagai sektor penghasil energi, tetapi juga sebagai salah satu bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi dan sosial di daerah.
Peran aktif PetroChina dalam mendukung kemajuan daerah terus dibuktikan secara nyata. Hal ini tercermin dari sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan industri hulu migas, salah satunya melalui kontribusi maksimal yang dihadirkan oleh PetroChina International Jabung Ltd
Sebagian besar porsi dukungan perusahaan difokuskan secara maksimal pada sektor infrastruktur atas permintaan langsung dari pemerintah daerah. Langkah ini diambil guna memajukan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur secara merata.
“Waktu itu kita diminta kontribusinya secara nyata untuk kemajuan Tanjung Jabung Timur. Karena dulunya Tanjung Jabung hanya satu kabupaten, bagaimana agar Tanjung Jabung Timur ini bisa maju. Waktu itu Pak Abdullah Hek cukup dekat dengan kita, dan diupayakan agar PetroChina berkontribusi secara maksimal,” ujar Lasno.
Ia mengungkapkan, fokus utama dari kontribusi tersebut bukan pada sektor UMKM semata, melainkan diarahkan secara besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur dasar. Tercatat, sekitar 70 persen alokasi dukungan diarahkan ke sektor ini, sebuah komitmen yang bahkan terus berlanjut hingga masa kepemimpinan bupati saat ini.
Dalam hal konektivitas darat, akses penghubung antar wilayah di Tanjung Jabung Timur dan Barat sebenarnya sudah terbuka sejak lama. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah peningkatan kualitas jalan agar mampu menopang beban berat kendaraan niaga dan hasil perkebunan, khususnya angkutan sawit.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PetroChina turut membantu penerapan konstruksi rigid beton (beton kaku). Meskipun memiliki biaya pembangunan yang jauh lebih tinggi dibandingkan pengaspalan biasa, penggunaan beton kaku dinilai jauh lebih tahan lama dan efektif menahan beban angkut berat dalam jangka panjang.
“Kalau membangun yang aspal mungkin bisa panjang, tapi kalau rigid beton biayanya seberapa? Tapi tidak apa-apa, sedikit tapi tahan lama hingga belasan tahun. Karena daya angkut di sini rata-rata untuk sawit,” jelas Lasno.
Kehadiran infrastruktur jalan dan jembatan baru terbukti memberikan dampak masif dalam mengikis keterisolasian masyarakat di sejumlah kawasan. Pembukaan akses jalur dari Simpang Tuan hingga ke Simpang 35 dan Simpang Camp telah memangkas jarak dan waktu tempuh secara signifikan.
Jika dahulu masyarakat harus melalui rute memutar yang panjang, kini perjalanan dari dan menuju kawasan tersebut dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit saja. Jalur darat yang melalui kawasan lingkungan Desa Pematang Lumut hingga ke Sungai Duren dan Simpang Tuan kini semakin lancar dan menopang mobilitas harian warga.
Selain jalan raya, pembangunan jembatan-jembatan strategis menjadi kunci utama dalam menghubungkan sentra-sentra ekonomi warga. Salah satu pencapaian infrastruktur paling monumental yang berhasil dibangun di wilayah Tanjung Jabung adalah Jembatan Sri Menanti, yang tercatat sebagai jembatan terpanjang yang pernah dibangun di wilayah tersebut.
“Dengan adanya jembatan itu, masyarakat jadi bisa lebih mudah mengeluarkan hasil buminya, sehingga tidak lagi mengalami keterisolasian,” pungkas Lasno.
Melalui sinergi yang konsisten antara pemerintah daerah dan industri hulu migas seperti PetroChina International Jabung Ltd, roda perekonomian masyarakat di Tanjung Jabung Timur diharapkan terus berputar kencang, ditopang oleh infrastruktur yang handal dan berkelanjutan.






