Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Pecandu Narkoba di Pekanbaru Jual Sabu Palsu Ternyata Isinya Tawas

×

Pecandu Narkoba di Pekanbaru Jual Sabu Palsu Ternyata Isinya Tawas

Sebarkan artikel ini
Pecandu Narkoba Di Pekanbaru Jual S Pecandu Narkoba Di Pekanbaru Jual Sabu Palsu Ternyata Isinya Tawas

RADARNESIA.COM – Seorang pria di Pekanbaru bernama Ahmad Dwi Saputra ditangkap Satres Narkoba Polresta Pekanbaru. Namun, sabu yang akan dijualnya ternyata tawas setelah dilakukan pengecekan.

Meski demikian, Ahmad tetap ditahan polisi karena hasil tes urine dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba. Polisi akan melakukan rehabilitasi terhadap Ahamd yang selama ini sebagai pecandu narkoba.

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

Awalnya polisi mendapat informasi akan adanya transaksi jual beli narkoba di Jalan Agus Salim Gang Assalam Kelurahan Sukaramai Kota Pekanbaru. Kemudian, polisi menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

Baca Juga:  Sebelum Lebaran Pemkab Purwakarta Akan Bayar Hutang Kepada Pihak ke-3 Melalui Hasil RDP Komisi ll

“Kami mengirimkan tim ke Jalan Agus Salim untuk memantau pergerakan pelaku,” ujar Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Manapar Situmeang, kepada media center Riau, pada Rabu (15/5).

Tim melakukan survei dan melakukan penyelidikan terhadap rumah tersebut. Selanjutnya Manapar memerintahkan anggotanya melakukan penangkapan terhadap Ahmad.

Baca Juga:  Usulan Penetapan 2.132 NIP PPPK Guru Pemprov Riau Sudah Disetujui BKN

“Kemudian tim berhasil menangkap 1 orang yang sedang berdiri di pinggir jalan tersebut. Lalu dilakukan penggeledahan terhadap sekitar tempat tersebut disaksikan oleh saksi umum,” jelasnya.

Polisi menemukan barang bukti namun di meja dekat Ahmad berdiri sebanyak 8 plastik bening klip merah yang awalnya diduga sabu. Setelah dilakukan interogasi bahwa plastik yang diduga berisi sabu tersebut dibelinya dari pasar yaitu tawas.

Baca Juga:  Sebanyak 8.933 Narapidana di Riau Terima Remisi Idul Fitri, 46 orang Langsung Bebas

“Setelah dicek ternyata bukan sabu, tetapi tawas. Pelaku mengaku tawas itu untuk dijual kembali dengan tujuan mendapatkan keuntungan,” terang Manapar.

Selanjutnya, tim membawa tersangka dan barang bukti ke guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Selain itu, polisi juga melakukan tes urine terhadap Ahmad.

“Hasil tes urine Ahmad dinyatakan positif mengandung ampetamine dan metapentamin,” ucap Manapar.