Radarnesia.com – Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) Provinsi Jambi mendukung penguatan kesadaran bela negara, penanaman nilai-nilai nasionalisme, dan pemeliharaan persatuan bangsa sebagai bagian dari pengabdian berkelanjutan para purnawirawan.
Ketua DPD PEPABRI Provinsi Jambi, Kolonel (Purn) Bunadi, menilai komunikasi sosial antara TNI aktif dan Keluarga Besar TNI (KBT) memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Korem 042/Gapu dengan Keluarga Besar TNI Tahun Anggaran 2026 di Balai Prajurit Korem 042/Gapu, Jambi, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Penguatan Bela Negara, Kita Perkokoh Generasi Muda Keluarga Besar TNI yang Solid, Berkarakter, dan Berjiwa Nasionalis.”
Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata diwujudkan melalui kekuatan militer atau penggunaan senjata, melainkan juga melalui sikap, perilaku, dan pengabdian nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Setiap warga negara memiliki tanggung jawab menjaga keutuhan bangsa, mempertahankan kedaulatan negara, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Danrem juga mengingatkan berbagai tantangan kebangsaan di tengah perkembangan teknologi informasi, termasuk penyebaran berita bohong atau hoaks, pengaruh negatif media sosial, serta potensi perpecahan akibat informasi yang tidak terverifikasi.
Karena itu, kesadaran bela negara perlu diwujudkan melalui keteladanan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama, bukan hanya melalui kegiatan seremonial.
Menanggapi pesan tersebut, Ketua DPD PEPABRI Provinsi Jambi, Kolonel (Purn) Bunadi, menegaskan bahwa masa purnatugas bukan berarti berakhirnya pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Semangat bela negara harus terus kita pelihara dan wariskan kepada generasi penerus. Walaupun telah memasuki masa purnatugas, kami sebagai purnawirawan tetap memiliki komitmen untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara sesuai kemampuan dan peran masing-masing,” demikian pernyataan Bunadi saat dikonfirmasi awak media.
Menurut Bunadi, para purnawirawan memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian yang dapat menjadi modal untuk memberikan keteladanan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Nilai kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab, kebersamaan, dan cinta tanah air perlu terus diwariskan agar tidak tergerus oleh perubahan zaman.
Ia juga menilai komunikasi yang baik antara Korem 042/Gapu dan organisasi Keluarga Besar TNI perlu dipelihara secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pertemuan seremonial, tetapi juga melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“PEPABRI siap mendukung upaya penguatan kesadaran bela negara, pembinaan karakter generasi muda, serta pemeliharaan persatuan dan kesatuan bangsa. Kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” demikian pernyataan Ketua DPD PEPABRI Provinsi Jambi.
Bunadi juga mengharapkan generasi muda mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, tidak mudah terpengaruh hoaks, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan Komsos tersebut melibatkan unsur pimpinan Korem 042/Gapu dan organisasi Keluarga Besar TNI, termasuk Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), PEPABRI, Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI), Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP), Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), serta Pemuda Panca Marga (PPM).
Pertemuan ini menjadi sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antara TNI aktif dengan organisasi Keluarga Besar TNI yang memiliki keterkaitan historis dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Danrem juga menekankan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembentukan generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan bertanggung jawab. Pengamalan bela negara dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti menaati hukum, menghormati perbedaan, membantu sesama, serta menggunakan media sosial secara bijak.
Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah belah persatuan. Sebaliknya, kepedulian terhadap sesama dan kemampuan menjaga kerukunan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Bagi PEPABRI, semangat pengabdian setelah purnatugas dapat diwujudkan melalui pemikiran, pengalaman, keteladanan, kegiatan sosial, dan pembinaan generasi muda. Kontribusi tersebut menjadi bentuk kesinambungan pengabdian dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan bangsa.
Melalui kegiatan Komsos ini, sinergi antara Korem 042/Gapu dan PEPABRI diharapkan terus berkembang dalam bentuk komunikasi yang berkelanjutan dan program bersama yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan kesadaran bela negara dan penguatan wawasan kebangsaan.
Sumber: Firdaus






