Resmi Dibuka, OLX IMX 2023 Gaet Semua Stakeholder Industri Otomotif dan Modifikasi Indonesia

Radarnesia.com – Gelaran OLX Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2023 resmi dibuka Jumat (29/9/2023) oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Turut hadir pula dalam acara pembukaan ini Vice President Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto, Senior Manager Marketing Strategy Wuling Motors Indonesia Ricky Christian, Sales Manager Corporate Goodfix Indra Chandra, Director Penta Prima Paint Agus Santosa, serta perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta.

Bacaan Lainnya

Menjadi satu-satunya One-Stop Automotive and Lifestyle Event terbesar di Indonesia, gelaran IMX ke-6 yang mengusung tema ‘The Future of Creativity’ ini digelar meriah di Hall A-B, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada 29 September hingga 1 Oktober 2023.

Screenshot_2023-09-29-18-28-38-72

Pesta industri modifikasi dan aftermarket terbesar di Indonesia ini terwujud berkat kolaborasi bersama OLX Member of Astra sebagai Main Sponsor, Goodfix dan Penta Prima Paint sebagai Co-Sponsor, Wuling Motors dan Hyundai Motors Indonesia sebagai Official ev Partner, Toyota Indonesia sebagai Car Brand Partner dan tentunya puluhan brand partner serta supporting partner dan didukung oleh rekan-rekan media.

Baca Juga:  Produksi CPO Indonesia dan Malaysia Diprediksi Mentok Kisaran 70 Juta Ton

Dalam seremonial pembukaan acara, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyatakan OLX IMX 2023 konsisten memberi wadah peluncuran karya kreatif kreasi anak bangsa dalam mendorong aktivitas di bidang industri modifikasi dan aftermarket yang didominasi oleh para pelaku UMKM Nasional dalam tujuan mendorong para tuner lokal mengenalkan kreativitasnya secara lebih meluas.

“Tahun kemarin, IMX sukses membukukan total transaksi sampai Rp5 miliar sedangkan untuk tahun ini ditargetkan menembus Rp6 miliar lebih. Tentunya dengan pertumbuhan ekonomi ini muncul motivasi dan kebanggaan kita. Terlebih lagi, IMX menunjukkan perkembangan otomotif yang melibatkan elemen industri dari hulu ke hilir. Mari kita bina dan tingkatkan bersama, agar ekosistem otomotif dapat menggiatkan ekonomi nasional kita,” ujar Bamsoet, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Harga Sembako Kian Melambung, Masyarakat Minta Pemerintah Stabilkan Harga

Berbicara soal bidang modifikasi kendaraan bermotor, menurut Bamsoet, bukan hanya menguntungkan industri pabrikan manufaktur besar tetapi juga tidak terlepas dari kreativitas para montir, teknisi, dan pekerja aksesori yang ditunjukkan dari ragam kreasi para tuner aftermarket Indonesia.

“Sebagian besar produksi oleh anak muda kita di dalam negeri. Seperti kita lihat, di gedung ini hampir 80% buatan lokal anak muda kita. Kita mendorong tumbuhnya industri otomotif, entah itu buatan Jepang, China, atau Korea. Tapi dia harus memberi nilai lebih bagi anak muda kita. Contohnya mobil pabrikan yang di-dress up atau dimodifikasi. Disitulah lapangan pekerjaan dan value tambahan bagi anak muda kita di industri ini,” imbuh pegiat otomotif yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat itu.

Bamsoet berharap, pameran modifikasi Nasional OLX IMX 2023 diharapkan bisa mendorong para penggemar otomotif terus tingkatkan kolaborasi, saling berkreasi dan menghasilkan inovasi.

Baca Juga:  BYD Resmi Perkenalkan 3 Model Mobil Listrik di Indonesia

“Terakhir, saya pribadi dapat laporan kalau body kit buatan Indonesia mampu menembus 80 persen penjualan di pasar luar negeri seperti Amerika, Jepang dan China. Meskipun bukan soal produksi, tapi kreativitas para pelaku industri kita sudah diakui oleh modifikator negara lain. Jangan sampai kreativitas dalam negeri ini justru malah menghambat kita untuk terus berkarya atau bahkan kalah di pasar lokal tapi laku di pasar internasional,” harap Ketua Dewan Pembina Asosiasi National Modificator & Aftermarket Association itu.

Sejalan dengan perkembangan industri kendaraan bermotor, industri modifikasi dalam negeri juga berpotensi memberi nilai tambah melalui kreativitas dan inovasi serta mendatangkan multiplier effect dengan berkembangnya industri komponen kendaraan aftermarket berskala IKM.

Di tengah gencarnya migrasi kendaraan listrik di Indonesia, industri modifikasi mulai melirik peluang baru dalam pengembangan bengkel konversi kendaraan listrik dalam menekan kadar emisi kendaraan belakangan ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *