Susul Korut, Korea Selatan Berhasil Luncurkan Roket Pembawa Satelit Mata-Mata ke Orbit

Aen20231204002652315 02 I P2

RADARNESIA.COM – Korea Selatan berhasil menempatkan roket ruang angkasanya ke orbit dalam uji coba ketiga pada Senin (5/12/2023) pukul 14.00 waktu setempat.

Melansir Yonhap News Agency, roket yang dirancang untuk menempatkan satelit kecil ke orbit sebagai operasi pengawasan itu diluncurkan dari tongkang di perairan Selatan Pulau Jeju.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Italia Dilaporkan Dilanda Musim Flu Terparah

Kementrian pertahanan Korea Selatan mengatakan, penempatan satelit observasi setinggi 650 kilometer itu merupakan bagian dari upaya dalam membangun sistem pengawasan independen berbasis ruang angkasa terhadap Korea Utara.

“Setelah pengembangan kendaraan peluncuran luar angkasa berbahan bakar padat selesai, militer Korea Selatan akan mampu meluncurkan satelit kecil yang dirancang untuk pengawasan dan pengintaian sesuai dengan tuntutan keamanan dan dalam keadaan darurat,” katanya dikutip Yonhap News Agency, Selasa (5/12/2023).

Baca Juga:  Meluas Selama 3 Hari, 99 Orang Tewas Akibat Kebakaran Hutan di Chili

Satelit radar aperture sintetis seberat 100 kilogram tersebut dibuat oleh Hanwha Systems dan berhasil mengirimkan sinyal ke stasiun bumi pada pukul 15:45 waktu setempat.

Sebelumnya, Korea Selatan juga telah berhasil meluncurkan satelit mata-matanya menggunakan roket

satelit mata-mata pertamanya ke orbit dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California.

Peluncuran tersebut merupakan bagian dari rencana Seoul yang ingin mengirim lima satelit pengintai ke luar angkasa pada tahun 2025, untuk memantau Korea Utara dengan lebih baik di tengah meningkatnya ancaman nuklir dan rudal.

Baca Juga:  KBRI Ingatkan WNI Waspada Potensi Tsunami Pasca Gempa M 7.6 Jepang

Memang, Korea Utara elah menempatkan satelit mata-mata pertamanya ke orbit stelah dua kali gagal pada 21 November lalu.

Tak hanya itu, mereka juga telah melakukan uji coba rudal balistik antar benua berbahan bakar padat, Hwasong-18, pada April dan Juli 2023 yang dapat mengancam Korea Selatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *