RADARNESIA.COM – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi kembali melaksanakan kegiatan Rabu Berkah bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (29/07/2026).

Kegiatan yang rutin digelar setiap pekan ini menghadirkan sarapan bersama masyarakat sekaligus edukasi mengenai isu ketenagakerjaan, khususnya perlindungan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang terus meningkat mengikuti program Rabu Berkah. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi makanan, tetapi juga wadah penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, setiap pekan masyarakat semakin antusias mengikuti Rabu Berkah. Selain menikmati sarapan bersama, masyarakat juga memperoleh berbagai informasi dan edukasi yang bermanfaat. Bahkan hari ini banyak yang aktif bertanya dan kami memberikan hadiah berupa Al-Qur’an serta buku bacaan sebagai bentuk apresiasi,” ujar Hesti Haris.

Hesti Haris mengatakan, TP PKK Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, materi yang disampaikan diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Kami ingin kegiatan ini terus berlanjut setiap minggu. Siapa pun dapat hadir, baik untuk mengikuti kegiatan, berbagi kepada sesama, maupun mendapatkan informasi yang bermanfaat. TP PKK Provinsi Jambi siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Akhmad Bestari, S.H., M.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan sosialisasi mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur yang resmi dan sesuai ketentuan pemerintah.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan ke luar negeri yang menjanjikan proses cepat tanpa prosedur yang jelas. Menurutnya, tawaran seperti itu berpotensi menjerumuskan calon pekerja migran menjadi korban tindak pidana perdagangan orang maupun penipuan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas legalitasnya. Beberapa waktu lalu kita melihat adanya warga Jambi yang menjadi korban penipuan pekerjaan di Kamboja. Hal ini menjadi pelajaran agar masyarakat tidak mudah percaya pada iming-iming pekerjaan dengan proses yang instan,” ujar Akhmad Bestari.

Ia menjelaskan bahwa visa kunjungan dan visa kerja merupakan dua hal yang berbeda. Oleh karena itu, masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri diminta terlebih dahulu berkonsultasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Dinas Tenaga Kerja di kabupaten dan kota masing-masing untuk memastikan legalitas perusahaan penempatan maupun lowongan pekerjaan yang ditawarkan.

“Kami siap membantu masyarakat melakukan pengecekan terhadap setiap informasi lowongan kerja di luar negeri. Jangan sampai setelah berangkat justru menjadi korban karena berangkat melalui jalur yang tidak resmi,” tegasnya.

Melalui kegiatan Rabu Berkah, TP PKK Provinsi Jambi bersama Disnakertrans Provinsi Jambi berharap masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari sisi sosial, tetapi juga mendapatkan pengetahuan yang dapat melindungi diri dan keluarga, khususnya dalam memilih kesempatan bekerja di luar negeri secara aman, legal, dan sesuai peraturan yang berlaku. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Fadli, Ridho/Video: Patra, Habibi)