Radarnesia.com – Polisi menemukan sebanyak 995 unit airsoft gun Kebayoran Lama di dalam ruangan milik mantan kepala yayasan sekolah swasta berinisial IWD. Lokasi penemuan replika tersebut berada tepat di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kabar penemuan benda menyerupai senjata tersebut sempat menarik perhatian besar dari berbagai kalangan masyarakat luas dalam beberapa hari terakhir. Oleh karena itu, pihak pemilik beserta tim hukum merasa perlu segera memberikan pernyataan resmi secara terbuka dan transparan kepada publik.
Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, bertindak langsung sebagai perwakilan resmi untuk menyampaikan klarifikasi hukum kepada awak media. Beliau menegaskan secara tegas bahwa seluruh barang bukti yang berjumlah hampir seribu pucuk tersebut bukanlah senjata api asli.
Seluruh unit yang berada di dalam ruangan tersebut murni merupakan jenis mainan replika untuk keperluan olahraga ketangkasan semata. Benda-benda tersebut tidak memiliki sistem mekanis yang dapat melontarkan amunisi tajam berbahaya yang mengancam keselamatan jiwa manusia.
Alhadid Endar Putra selaku pengacara IWD menyatakan bahwa temuan 995 senjata di ruangan tersebut adalah legal dan berizin resmi. Dokumen perizinan tersebut sesuai dengan Surat Izin nomor SI/5483-XII/2008 yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kepemilikan surat izin resmi dari Polri tersebut terdaftar secara sah atas nama perusahaan PT Lokta Karya Perbakin. Oleh karena itu, pihak kuasa hukum menolak keras narasi liar yang menyebutkan bahwa barang-barang tersebut merupakan selundupan ilegal.
Pihak pemilik barang memberikan penjelasan tambahan mengenai status penguasaan lokasi gudang penyimpanan senjata replika di sekolah swasta tersebut. Alhadid mengungkapkan bahwa gudang penyimpanan itu sebenarnya sudah dikuasai sejak bulan April oleh pihak-pihak lain yang tidak berhak.
Pihak yang menguasai gudang tanpa hak tersebut merupakan kelompok dari N yang kini menjabat sebagai pembina yayasan sekolah. Akibat penguasaan sepihak tersebut, pihak PT Lokta Karya Perbakin bahkan tidak diperbolehkan masuk ke dalam area gudang.
Pernyataan resmi mengenai konflik penguasaan gudang ini disampaikan oleh Alhadid kepada para wartawan saat berada di Jakarta pada Kamis, 6 Agustus 2026. Penegasan objektif tersebut wajib tersampaikan agar publik dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya secara utuh dan berimbang.
Alhadid Endar Putra juga mengeluarkan bantahan yang tidak kalah keras mengenai isu kepemilikan persenjataan terlarang jenis lainnya. Pihaknya menegaskan bahwa klien mereka sama sekali tidak memiliki atau menyimpan senjata api lain di lokasi tersebut.
Ruang kerja yang ditempati IWD sebelumnya kini sudah diperiksa secara intensif dan menyeluruh oleh pihak berwajib yang berwenang. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tersebut, petugas tidak menemukan satu pun keberadaan amunisi tajam ilegal atau senjata api asli.
Pihak kuasa hukum menjelaskan secara rinci mengenai asal-usul keberadaan hampir seribu pucuk replika airsoft gun Kebayoran Lama tersebut. Pihak perusahaan awalnya mempersiapkan seluruh unit replika olahraga tersebut sebagai bagian dari pemenuhan perlengkapan kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Rencana pengadaan perlengkapan ekstrakurikuler menembak bagi para siswa tersebut sudah dirintis sejak tahun 2020 yang lalu. Namun, kegiatan pelatihan olahraga menembak tersebut terpaksa dihentikan di tengah jalan karena adanya kendala internal organisasi.
Kegiatan ekstrakurikuler menembak tersebut sempat berjalan dengan baik ketika masih berada di bawah binaan almarhum S selaku tokoh pembina. Namun, situasi program sekolah tersebut berubah menjadi abu-abu dan tidak dilanjutkan lagi setelah pembina tersebut meninggal dunia.
Karena program pelatihan olahraga tersebut tidak lagi diteruskan, seluruh barang perlengkapan akhirnya hanya disimpan di dalam ruangan. Akibat lama tidak pernah digunakan dan dirawat, kondisi fisik dari airsoft gun Kebayoran Lama tersebut kini mengalami kerusakan parah.
Sebagian besar komponen mekanis dari unit replika tersebut kini sudah berkarat dan berada dalam kondisi terurai berupa suku cadang. Oleh karena itu, seluruh barang bukti yang aman petugas dipastikan sudah tidak dapat berfungsi lagi dengan normal.
Pihak IWD berkomitmen penuh untuk selalu bersikap kooperatif selama jalannya seluruh rangkaian penyelidikan oleh tim penyidik kepolisian. Semua informasi dan dokumen penting yang petugas butuhkan telah disampaikan secara resmi sebagai bagian dari proses klarifikasi.
Proses klarifikasi mengenai masalah perizinan dan keabsahan dokumen senjata replika ini diserahkan sepenuhnya kepada penanganan pihak kepolisian. Langkah hukum yang transparan ini diharapkan dapat segera merampungkan permasalahan agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan di masyarakat.
Kuasa hukum sangat optimis bahwa proses hukum yang berjalan secara objektif akan segera menuntaskan permasalahan ini secara terang benderang. Penanganan perkara yang profesional oleh kepolisian diharapkan mampu meredam kekhawatiran para orang tua murid di sekolah swasta tersebut.
Kenyamanan serta ketenangan kegiatan belajar mengajar bagi seluruh siswa di wilayah Jakarta Selatan harus tetap menjadi prioritas utama bersama. Oleh karena itu, semua pihak diimbau untuk menahan diri dan tidak menyebarkan opini spekulatif sebelum keluar hasil penyelidikan resmi.







