Radarnesia.com – Objek wisata alam Aek Hangat di Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, diharapkan mendapat perhatian pemerintah untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Harapan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi (LAMJ) Kelurahan Sungai Bengkal, Usman, saat mendampingi Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Golkar Dapil Jambi, Drs. H. Cek Endra, mengunjungi kawasan wisata tersebut, Kamis (15/10/2026).

Kunjungan dilakukan usai Cek Endra melaksanakan reses di Dusun Tambak Sari, Desa Sungai Aro, sekaligus meninjau realisasi perluasan jaringan listrik tahun 2026 di Jalan Air Panas, Kelurahan Sungai Bengkal.

Turut mendampingi Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Mazlan, Ketua DPRD Tebo Khalis Mustiko, Ketua Fraksi Golkar DPRD Tebo Liga Marisa, Manajer PLN ULP Muara Tebo Rizky Fadliansyah, Camat Tebo Ilir Yanto, Ketua LAMJ Usman, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pemuda serta tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan itu, Usman mengungkapkan bahwa Aek Hangat memiliki potensi wisata yang besar. Namun, pengembangannya masih terkendala keterbatasan infrastruktur, terutama jaringan listrik, akses jalan dan fasilitas kolam pemandian.

Menurutnya, rendahnya dinding pembatas menyebabkan air banjir bercampur lumpur kerap masuk ke kolam saat banjir tahunan.

“Setiap banjir, air bercampur lumpur masuk ke kolam sehingga menjadi kotor dan harus dibersihkan kembali. Kami berharap persoalan ini mendapat perhatian agar potensi wisata Aek Hangat tidak terus terbengkalai,” ungkap Usman.

Selain pembenahan fasilitas wisata, Usman berharap perluasan jaringan listrik dapat dilanjutkan hingga menjangkau kawasan Aek Hangat dan sepanjang jalan menuju Pondok Pesantren Al Mumtazah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Cek Endra atas perjuangannya membantu merealisasikan usulan penambahan tiang dan perluasan jaringan listrik di Jalan Air Panas.

“Alhamdulillah, sebagian usulan masyarakat sudah terealisasi, bahkan kabel listrik telah terpasang sejak Juli 2026. Namun, masih ada beberapa titik yang belum teraliri listrik,” jelasnya.

Di hadapan Cek Endra dan pihak PLN, Usman berharap kelanjutan pembangunan jaringan listrik tersebut kembali diperjuangkan, mengingat manfaatnya bagi masyarakat, pendidikan dan pengembangan wisata.

Menurutnya, jika akses jalan, listrik dan fasilitas pemandian dibenahi, Aek Hangat berpotensi menjadi destinasi wisata keluarga sekaligus membuka peluang usaha kuliner, perdagangan dan UMKM masyarakat setempat.

“Kalau listrik tersedia, jalan bagus dan fasilitas wisata tertata, kami yakin Aek Hangat bisa berkembang, membuka lapangan usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat dan berpotensi menjadi sumber PAD Kabupaten Tebo,” ujarnya.

Usman berharap kunjungan Cek Endra bersama unsur DPRD dan PLN menjadi momentum mendorong sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah serta pihak terkait untuk mengembangkan Aek Hangat menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Tebo.

“Potensi alam ini merupakan aset berharga. Harapan kami, Aek Hangat tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Sungai Bengkal, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Tebo,” pungkasnya.