RADARNESIA, JAKARTA – Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta produk Apple di Tanah Air. Menyusul pengumuman global terkait penyesuaian harga akibat krisis komponen, Apple resmi menaikkan harga seluruh lini laptop MacBook mereka di pasar Indonesia. Kenaikan yang mulai berlaku per awal Juli 2026 ini menyasar seluruh seri, mulai dari MacBook Neo, MacBook Air M5, hingga kasta tertinggi MacBook Pro M5 Series.

Kenaikan harga terpantau bervariasi, namun cukup fantastis untuk beberapa varian tertentu. Varian termurah kini semakin menjauh dari angka Rp10 juta, sementara varian tertinggi dengan cip M5 Max mencatatkan lonjakan harga hingga belasan juta Rupiah lebih mahal dibanding harga peluncuran perdananya.

Daftar Harga Resmi MacBook di iBox Indonesia (Per Juli 2026)

Merujuk pada data resmi dari salah satu distributor utama Apple di Indonesia, iBox, berikut adalah rincian harga terbaru beserta nominal kenaikannya:

MacBook Neo

MacBook Air M5 (13 Inci)

  • 16GB + 512GB: Rp24.999.000 (Naik Rp4,5 Juta)

  • 16GB + 1TB: Rp31.249.000 (Naik Rp7,25 Juta)

  • 24GB + 1TB: Rp35.249.000 (Naik Rp7,75 Juta)

MacBook Air M5 (15 Inci)

  • 16GB + 512GB: Rp28.749.000 (Naik Rp4,25 Juta)

  • 16GB + 1TB: Rp35.249.000 (Naik Rp7,25 Juta)

  • 24GB + 1TB: Rp39.249.000 (Naik Rp7,75 Juta)

MacBook Pro M5 (14 Inci)

MacBook Pro M5 Pro (14 Inci)

MacBook Pro M5 Pro (16 Inci)

  • 24GB + 1TB: Rp58.249.000 (Naik Rp9,25 Juta)

  • 48GB + 1TB: Rp70.749.000 (Naik Rp15,25 Juta)

MacBook Pro M5 Max (14 Inci)

  • 36GB + 2TB: Rp79.249.000 (Naik Rp12,75 Juta)

MacBook Pro M5 Max (16 Inci)

  • 36GB + 2TB: Rp86.749.000 (Naik Rp13,25 Juta)

  • 48GB + 2TB: Rp98.749.000 (Naik Rp15,25 Juta)

Perbandingan Antar-Peritel Resmi di Indonesia

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat sedikit perbedaan harga di tingkat peritel (retailer). Sebagai contoh, Digimap Indonesia menetapkan banderol harga yang rata-rata Rp250 ribu lebih tinggi dibandingkan dengan iBox Indonesia untuk lini MacBook terbaru ini. Meski demikian, persentase dan grafik kenaikan harga yang diterapkan oleh masing-masing distributor resmi tersebut terpantau tetap setara.

Tren kenaikan ini menunjukkan bahwa semakin besar kapasitas memori (RAM) dan penyimpanan internal (SSD) yang dipilih, maka selisih kenaikan harganya akan melambung semakin tinggi.

Bagi konsumen yang berencana melakukan upgrade laptop dalam waktu dekat, sangat disarankan untuk lebih bijak dalam memilih spesifikasi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan kerja serta alokasi anggaran yang tersedia.