Scroll untuk baca artikel
banner 728x250
Internasional

Anak Putus Sekolah di Pakistan Mengalami Peningkatan

×

Anak Putus Sekolah di Pakistan Mengalami Peningkatan

Sebarkan artikel ini
Anak Putus Sekolah Di Pakistan Mengalami Peningkatan

RADARNESIA.COM – Jumlah anak putus sekolah di Pakistan terus meningkat meskipun ada klaim besar yang dibuat oleh pemerintah berturut-turut di Islamabad.

Jumlah anak putus sekolah dari usia 5-16 tahun telah mencapai angka 26 juta sekarang. Situasinya lebih buruk bagi anak perempuan karena lebih dari separuh anak perempuan tidak dapat menyelesaikan pendidikan dasar di Pakistan.

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

Dikutip dari laman islamkhabar, Senin (8/7/2024) hambatan sosial-ekonomi, kekakuan budaya, pembiayaan yang tidak memadai, terbatasnya penegakan komitmen kebijakan, dan kesenjangan gender telah membatasi akses ke pendidikan dasar dan meningkatkan angka putus sekolah.

Pada Mei 2024, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan keadaan darurat pendidikan di negara itu dan menjanjikan reformasi, sejalan dengan yang dilakukan Jerman dan Jepang, untuk menahan angka putus sekolah dan mempromosikan literasi.

“Mengapa Pakistan tidak bisa? Saya jamin, jika kita bergerak bersama untuk menemukan ruang kita, Pakistan akan muncul sebagai salah satu masyarakat paling terdidik suatu hari nanti,” kata Sharif.

Pakar pendidikan M Nadeem Nadir mengkritik pernyataan darurat pendidikan dengan mengatakan bahwa upaya-upaya sebelumnya hanya dapat mengurangi angka putus sekolah sebesar 2 persen dalam satu dekade.

“Lelucon darurat pendidikan telah berulang kali dilakukan tanpa dampak perbaikan yang nyata,” katanya.

“Angka literasi yang rendah sebesar 62,2 persen dan alokasi yang buruk sebesar 1,7 persen dari PDB untuk sektor pendidikan menunjukkan tingkat dan validitas perhatian masing-masing pemerintah dan keadaan darurat pendidikan mereka.”