Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Diisukan Tidak Berizin, Najjar Lubis Direktur PT Peridon Siap Maju Group Bantah Keras: Saya Taat Aturan Dan Izin Perusahaan Memiliki Dokumen Lengkap

×

Diisukan Tidak Berizin, Najjar Lubis Direktur PT Peridon Siap Maju Group Bantah Keras: Saya Taat Aturan Dan Izin Perusahaan Memiliki Dokumen Lengkap

Sebarkan artikel ini

RADARNESIA.COM – PT Peridon Siap Maju Grup di Jorong Nagari Pematang Panjang Aek Nabirong Kecamatan Parit Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memiliki izin lengkap sebagai bentuk taat aturan dalam berinvestasi di daerah itu.

Direktur Utama PT Peridon Siap Maju, Najjar Lubis di Simpang Empat, Senin, menegaskan semua usaha yang  ada saat ini memiliki perizinan lengkap.

“Semuanya memiliki izin lengkap. Tidak ada yang tidak berizin. Kami taat aturan dalam menjalankan usaha,” tegasnya.

Dikatakan Najjar, usaha yang ada saat ini adalah galian C atas nama pengelola PT Peridon Siap Maju dengan luas 48,5 hektare dengan izin dari Pemprov Sumbar nomor 12010001327010016 tentang pemberian izin usaha pertambangan untuk komoditas batuan (kerikil berpasir alami/sirtu) pada 2023.

Baca Juga:  Pimpinan dan Anggota DPRD serta Pegawai Sekretariat DPRD Purwakarta Melaksanakan MCU

Kemudian ada juga usaha sawmil atas nama Niat Bakti dengan perizinan berusaha pengolahan hasil hutan (PBPHH) juga telah keluar dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutan Provinsi Sumbar.

“Izin sumber bahan baku lokasinya di Parit Koto Balingka atas nama Sutan Takdir dan di Ranah Batahan atas nama Rudi Hartono yang ada pada lahan milik Najjar Lubis semuanya lengkap,” terangnya.

Disamping itu lanjut Najjar, usahanya juga memiliki dokumen atau surat dari Kementerian dan Lingkungan Hidup Direktirat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah III tentang pengelolaan SIPUHH juga telah ada.

“Disamping itu kami juga memiliki usaha pemecah batu/ stone crusher atas nama pengelola CV. Martahan juga telah memiliki izin resmi,”ungkapnya.

Terkait soal isu adanya usaha yang digelutinya tidak berizin lanjutnya, itu tidak benar,bahkan pihak terkait mulai dari Polres Pasaman Barat, Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat dan Dinas Kehutanan Pasaman Raya telah turun kelokasi dan melihat semua dokumen yang ada. Hasilnya ditemukan semua perizinan lengkap.

Baca Juga:  Menerima Vonis 3 Bulan, Kakek 72 Tahun Mohon JPU Tidak Perlu Banding

“Perlu saya tegaskan usaha yang saya geluti saat ini memiliki izin resmi dari pemerintah. Baik usaha stone crusher, galian c maupun sawmill, ” ujarnya.

Ia juga menambahkan setelah kayu diambil di lahan pengolahan kayu maka lahan itu akan digunakan untuk lokasi penanaman kelapa sawit.

“Bibit kelapa sawitnya juga telah kita siapkan. Nanti diperuntukkan untuk masyarakat baik pribadi maupun kelompok,” tegasnya.

Sebelumnya pada 21 November 2023 tim gabungan Polres Pasaman Barat turun langsung kelokasi melihat semua perizinan usaha yang ada.

Baca Juga:  Pantau Pos PAM Lebaran, Bupati Pemalang Imbau Warganya Tidak Bermain Petasan

“Dari hasil pemeriksaan semua dokumen perizinan lengkap,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Pasaman Barat AKP Fahrel Haris.

Menurutnya pemeriksaan dokumen sejumlah perizinan PT Peridon Siap Maju itu dilakukan karena adanya pengaduan masyarakat yang mengatakan adanya tambang ilegal baik tambang galian C, stone crusher maupun pengolahan kayu atau sawmill.

“Setelah kita lakukan razia dan pengecekkan dokumen di lokasi, tambang pasir maupun stone crusher atas CV. Martahan, izin galian c PT Peridon Siap Maju dengan luas 48,5 hektare, sawmil atas nama Niat Bakti, dan izin sumber bahan baku lokasinya di Parit Koto Balingka atas nama Sutan Takdir dan di Ranah Batahan atas nama Rudi Hartono yang ada pada lahan milik Najjar Lubis semua dokumennya lengkap,” tegas Kasat Reskrim Fahrel Haris.(Ron)