Radarnesia.com – Garuda Indonesia gagal melangkah menuju babak semifinal Piala AFF 2026 setelah meraih hasil imbang kontra tuan rumah Singapura. Duel penentuan Grup A tersebut berakhir satu sama untuk kedua kesebelasan besar.

Pertandingan sengit itu berlangsung di Stadion Jalan Besar pada Jumat, 7 Agustus 2026. Skuad Merah Putih berusaha keras membobol pertahanan lawan guna mengamankan tiket menuju fase gugur turnamen sepak bola bergengsi.

Mitchell Baker langsung menciptakan ancaman berbahaya ketika pertandingan baru berjalan dua menit melalui aksi penetrasi cepat. Sayang sekali, pemain belakang lawan segera menyapu bersih bola sebelum tembakan akurat tersebut merobek gawang.

Wasit sempat berkomunikasi bersama petugas teknologi VAR menit keenam usai Baker terjatuh di kotak terlarang. Namun, pengadil lapangan memutuskan melanjutkan pertandingan secara normal tanpa memberikan hadiah penalti bagi skuad Garuda Indonesia.

Baker kembali memperoleh ruang terbuka untuk melepaskan tendangan di area penalti lawan menit ke-13. Kesempatan itu belum berbuah gol karena posisi pemain tersebut terperangkap aturan offside yang sangat ketat hakim garis.

Insiden terjadi menit ke-19 ketika Mitchell Baker terjatuh di kotak penalti setelah menerima tekel keras Jacob Mahler. Wasit utama tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran dan membiarkan permainan terus bergulir panas.

Cahya Supriadi melakukan aksi penyelamatan luar biasa dengan menepis tendangan keras penyerang Singapura pada menit ke-25. Penjaga gawang tersebut tampil sangat konsisten menjaga area pertahanan dari gempuran serangan pemain tuan rumah.

Glenn Kweh melepaskan tembakan spekulatif dari area luar kotak penalti pada menit ke-26. Beruntung bagi tim tamu karena arah bola melambung tinggi sehingga tidak membahayakan gawang yang dijaga ketat Cahya Supriadi.

Eliano Reijnders memperoleh peluang emas di dalam kotak penalti Singapura setelah menerima umpan terobosan dari Thom Haye menit ke-29. Dia terlalu lama mengontrol si kulit bundar sehingga momentum berharga itu hilang.

Mitchell Baker kembali dijatuhkan di kotak penalti lawan pada menit ke-30 namun wasit bergeming. Pengadil lapangan menilai tidak terjadi pelanggaran berarti sehingga permainan tetap berlanjut dengan intensitas tinggi serta keras.

Supriadi melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan Ilhan Fandi menit ke-31 guna menjaga keperawanan gawang. Penjaga gawang tangguh itu tampil konsisten menahan berbagai gempuran lini serang tuan rumah sepanjang paruh pertama.

Indonesia mendapat kesempatan tendangan bebas tepat depan gawang Singapura pada menit ke-35. Thom Haye bertindak sebagai eksekutor namun tembakan melengkungnya melambung tipis di atas mistar gawang yang dikawal kiper lawan.

Eliano Reijnders memiliki kesempatan terbuka di muka gawang Singapura usai menerima umpan tarik Shayne Pattynama menit ke-37. Tembakan keras pemain itu berhasil diblok oleh barisan pertahanan lawan dengan sangat sigap sekali.

Timnas Indonesia sukses membobol gawang Singapura saat babak kedua baru berjalan dua menit lewat aksi Ragnar Oratmangoen. Gol tersebut membuat semangat juang skuad Garuda semakin meningkat drastis mengejar kemenangan mutlak.

Skuad Merah Putih terus bermain menyerang setelah unggul satu angka guna mengamankan posisi. Keunggulan tersebut belum menjamin keamanan tim karena lawan terus menekan pertahanan Indonesia dengan sangat agresif sepanjang laga.

Pemain Singapura, Glenn, melepaskan tendangan spekulatif dari luar kotak penalti menit ke-42. Bola hasil sepakannya melambung tinggi jauh di atas mistar gawang sehingga tidak memberikan ancaman berarti bagi pertahanan Indonesia.

Thom Haye melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-58. Percobaan itu masih dapat ditangkap dengan mudah oleh kiper Singapura yang berdiri tepat di posisi arah datangnya bola.

Singapura mengalami kerugian besar setelah pemain bernama Song menerima kartu kuning kedua berujung kartu merah. Kejadian tersebut terjadi usai Song terprovokasi secara emosional dan menyikut pemain gelandang Ivar Jenner.

Wasit mengecek layar VAR untuk meninjau ulang insiden antara Song dan Ivar Jenner menit ke-60. Laga terhenti cukup lama karena pengadil lapangan membutuhkan waktu ekstra memutuskan sanksi bagi pemain Singapura.

Keputusan mengejutkan keluar karena Song batal menerima kartu merah setelah wasit selesai memeriksa VAR. Kejadian itu memicu protes keras dari staf pelatih serta pemain Indonesia karena dianggap sangat tidak adil.

Ilhan Fandi berhasil menjebol gawang Indonesia pada menit ke-66 memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti. Pemain lawan tersebut berdiri bebas setelah mendapatkan bola liar hasil sapuan yang kurang sempurna bek Garuda.

Tayangan ulang televisi menunjukkan adanya pemain Singapura berada dalam posisi offside sebelum gol itu tercipta. Namun, wasit tidak memeriksa ulang gol tersebut melalui teknologi VAR sehingga skor berubah menjadi seimbang.

Indonesia terus meningkatkan intensitas serangan dan berupaya keras mencetak gol kemenangan. Skuad Garuda wajib menang agar bisa lolos ke semifinal Piala AFF 2026 demi menjaga asa meraih gelar juara bergengsi.

Rizky Eka memperoleh peluang emas di dekat gawang Singapura setelah menerima umpan chip Thom Haye menit ke-78. Tendangannya hanya mengenai samping jala gawang sehingga gagal memberikan gol bagi tim nasional.

Mitchell Baker melepaskan tandukan akurat menit ke-80 namun berhasil ditangkap kiper lawan. Serangan bergelombang terus dilancarkan skuad Merah Putih guna membongkar pertahanan Singapura yang menumpuk banyak pemain di area kotak penalti.

Rizky Ridho melakukan aksi gemilang dengan menyapu tendangan bebas pemain Singapura pada menit ke-83. Pertahanan Indonesia harus tetap waspada karena tuan rumah sering melakukan serangan balik cepat yang cukup merepotkan lini.

Singapura mendapatkan kesempatan tendangan bebas berbahaya setelah terjadi pelanggaran menit ke-85. Cahya Supriadi berhasil menangkap bola dengan sangat baik guna menghindarkan Indonesia dari kebobolan lebih lanjut di menit-menit akhir laga.

Skuad Garuda terus melancarkan serangan bertubi-tubi hingga menit akhir pertandingan berlangsung. Singapura juga mempertontonkan permainan keras agar Indonesia tidak bisa mencetak gol kemenangan dalam laga krusial penyisihan grup tersebut.

Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta di lapangan. Hasil imbang tersebut memaksa Timnas Indonesia tersingkir dari kompetisi Piala AFF karena kalah selisih poin klasemen akhir.