Keluarga Pasien Cekcok dengan Petugas RSUD Leuwiliang, Bupati: Yang Masalah Itu Viralnya

Screenshot 2023 11 15 12 33 09 96

RADARNESIA.COM – Percekcokan antara keluarga pasien dan pihak RSUD Leuwiliang kini telah mencapai titik temu. Bupati Bogor Iwan Setiawan menyebut, yang membuat besar permasalahan tersebut adalah viralnya video yang dinarasikan kurang tepat.

“Leuwiliang itu tidak ada masalah, yang masalah itu kan viralnya. Saya udah klarifikasi dari OB kebersihan, satpam sampai direktur utamanya tidak ada ambulan diumpetin,” kata Iwan Setiawan, Selasa (14/11/2023).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Teddy setiadi Caleg DPRD Dapil II kembali menggelar konsolidasi  pengukuhan koordinator TPS

Percekcokan yang melibatkan petugas RSUD itu ramai di media sosial belakangan ini karena ada sejumlah orang yang berteriak karena diduga perihal mobil ambulans.

Meski demikian, Iwan menegaskan, tidak ada masalah yang harus diperpanjang. Pihaknya juga mendapatkan informasi tentang kejadian yang sebenarnya terjadi pada saat detik-detik peristiwa percekcokan itu.

Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi ada pasien yang mengalami kecelakaan dan terjadi miskomunikasi antara rumah sakit. Namun, hal tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga:  Polresta Bandung Raih Penghargaan Dari Ombusman Republik Indonesia

“Hanya warga yang kecelakaan, peralatan dokternya tidak ada, dan harus ada spesialis bedah syaraf. Saya dapat info itu (keluarga pasien) tidak sabar karena nunggu. Aturan ada surat dan lain sebagainya. Itu masalahnya, berbeda dengan realita di lapangan dan berita,” papar dia.

Iwan pun tak ingin mengambil langkah lebih jauh yang dapat membuat permasalahan justru semakin rumit. Intinya, kata dia, permasalahan tersebut sudah terselesaikan.

Baca Juga:  Pj Bupati Jadi Pembina Apel Bulan K3 Nasional

“Saya tidak mau mengambil keputusan sepihak, saya udah klarifikasi keduanya jawabnya tidak ada masalah ambulans. Mungkin karena kepanikan dan lain sebagainya itu masalahnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iwan juga telah memerintahkan camat agar datang ke rumah korban dan mengklarifikasi, serta memberikan ruang kepada korban untuk menjelaskan kronologis kejadian.

“Udah saya perintahkan ke pak camat nanggung. Laporannya udah datang dan tidak ada masalah itu,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *