Radarnesia.com – Pertamina EP Jambi menemukan 51 dari 84 siswa kelas V dan VI SD YKP Pertamina Jambi membutuhkan kacamata setelah mengikuti pemeriksaan kesehatan mata melalui program Lensa Energi di sekolah.
Pertamina EP Jambi melaksanakan pemeriksaan tersebut dalam SHU Eco-vation Day: Lensa Energi di SD YKP Pertamina Jambi, Kamis (21/8), sebagai upaya mendukung kesehatan dan kualitas belajar siswa.
Temuan itu menunjukkan gangguan penglihatan masih berpotensi luput dari perhatian anak maupun orang tua, padahal kondisi tersebut dapat menghambat aktivitas belajar sehari-hari.
Sebanyak 84 siswa menjalani pemeriksaan, terdiri atas 50 siswa kelas V dan 34 siswa kelas VI yang diperiksa oleh tenaga kesehatan.
Hasil pemeriksaan mencatat 33 siswa berada dalam kondisi normal dan tidak membutuhkan koreksi penglihatan berupa kacamata berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan berdasarkan pemeriksaan tenaga kesehatan.
Sementara itu, 51 siswa lainnya memerlukan kacamata sesuai indikasi pemeriksaan, dengan rincian 30 siswa berasal dari kelas V dan 21 siswa dari kelas VI.
Pada kelas V, sebanyak 20 siswa dinyatakan memiliki kondisi penglihatan normal, sedangkan 30 siswa lainnya membutuhkan kacamata berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.
Untuk kelas VI, pemeriksaan menunjukkan 13 siswa berada dalam kondisi normal dan 21 siswa membutuhkan kacamata untuk membantu memenuhi kebutuhan penglihatannya.
Hasil tersebut menjadi perhatian karena gangguan penglihatan pada usia sekolah tidak selalu disadari, terutama ketika anak belum mampu menyampaikan keluhan secara jelas selama kegiatan pemeriksaan berlangsung.
Kesulitan melihat tulisan di papan, membaca buku, mengikuti materi dari jarak tertentu, hingga menjaga konsentrasi dapat memengaruhi kenyamanan siswa selama pembelajaran.
Program Lensa Energi hadir untuk memperkuat deteksi dini sekaligus memberikan dukungan kesehatan mata kepada anak-anak yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Program tersebut merupakan inisiatif Pertamina Hulu Energi Subholding Upstream dengan sasaran sekitar 2.250 siswa kelas V dan VI sekolah dasar di wilayah operasional.
Pelaksanaannya mencakup wilayah operasi Regional 1 hingga Regional 4 serta PT Badak NGL, sehingga manfaat pemeriksaan kesehatan mata diarahkan kepada siswa secara lebih luas.
Field Manager Pertamina EP Jambi Kurniawan Triyo Widodo menegaskan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasinya.
Menurut Triyo, pemeriksaan mata penting dilakukan karena gangguan penglihatan kerap tidak dikenali dan terkadang dianggap sebagai masalah kemampuan belajar siswa.
Ia menjelaskan pemberian kacamata bukan sekadar bantuan, melainkan intervensi berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan penglihatan masing-masing siswa yang telah teridentifikasi.
Perusahaan berharap deteksi dini dan pemberian kacamata sesuai indikasi medis dapat membantu siswa mengikuti pembelajaran dengan lebih nyaman, fokus, serta optimal.
Kepala SD YKP Pertamina Jambi Abdurrahman juga mengapresiasi pelaksanaan Lensa Energi karena membantu sekolah mengetahui kondisi penglihatan siswa secara lebih terukur.
Menurut Abdurrahman, penglihatan yang baik dapat membuat siswa lebih nyaman mengikuti pelajaran sekaligus mendukung efektivitas mereka ketika membaca dan memahami materi.
Mekanisme program tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi berlanjut melalui penetapan kebutuhan berdasarkan resep hingga penyediaan kacamata sesuai kondisi masing-masing siswa.
Siswa yang tidak menunjukkan gangguan tetap tercatat dalam pemantauan kesehatan mata, sehingga pemeriksaan memberikan gambaran kondisi penglihatan peserta secara menyeluruh.
Pendekatan tersebut memperkuat tujuan program dalam mendukung kesehatan anak sekaligus pendidikan berkualitas, sejalan dengan kontribusi perusahaan terhadap SDG 3 dan SDG 4.
Bagi anak usia sekolah, kemampuan melihat secara optimal merupakan bagian penting dalam menerima informasi visual dan menjalankan berbagai aktivitas pembelajaran setiap hari.
Karena itu, temuan 51 siswa yang membutuhkan kacamata menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan mata secara berkala sejak usia sekolah untuk mendeteksi gangguan lebih awal.
Melalui Lensa Energi, Pertamina EP Jambi berharap akses pemeriksaan kesehatan mata semakin luas sehingga anak-anak dapat belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan lebih baik.
Pertamina EP Jambi merupakan bagian dari PHR Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi di Provinsi Jambi.
Area operasional PEP Jambi tersebar pada tiga kabupaten dan kota, mencakup delapan kecamatan serta 26 desa, dengan kegiatan berada dalam pengawasan SKK Migas Sumbagsel.
Program kesehatan mata tersebut memperlihatkan bahwa dukungan terhadap pendidikan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas belajar, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan siswa mendukung proses pendidikan.






