Scroll untuk baca artikel
NasionalUnggulan

Pembunuhan Marketing Perumahan di Batam Dipicu Motif Gaji Tidak Dibayar

×

Pembunuhan Marketing Perumahan di Batam Dipicu Motif Gaji Tidak Dibayar

Sebarkan artikel ini

RADARNESIA.COM – Motif pembunuhan seorang marketing perumahan PT Mega Trijaya Batam bernama Jimmy Sihombing, terungkap. Pelaku yang merupakan petugas pengamanan di pertokoan Noryza Hirupanya kesal karena gajinya selama sebulan tak kunjung dibayar oleh pihak developer.

Emosi tersangka yang bernama Rahman Padak memuncak karena tersangka selalu dibohongi. Tanpa pikir panjang tersangka membacok siapa saja yang ada di kantor developer tersebut. Nahas, Jimmy yang sedang berada di lokasi kejadian menjadi korban amukan Rahman.

Setelah membunuh Jimmy, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polresta Barelang. Kepada polisi ia mengaku salah sasaran membunuh korban. Pelaku Rahman mengira korban adalah Wiliam, Direktur Pt Mega Trijaya Batam.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Mochamad Dwi Ramadhanto, pelaku Rahman sejak satu pekan lalu menanyakan terkait gaji yang tak dibayarkan.

“Namun, setiap kali menagih hanya dijawab besok. Emosi tersangka memuncak karena ia sama sekali tidak memiliki uang untuk membeli beras dan bahan pokok lainnya,” kata Ramadhanto.

Baca Juga:  Menteri Jalan Kaki ke Open House Presiden Jokowi Tidak Ada Perlakuan Khusus

Sementara pihak perusahaan selalu menjanjikan akan mentransfer uang gaji sebesar Rp 3 juta ke rekening tersangka. Namun, setelah dicek uang gaji yang dijanjikan tidak ada.

Tanpa pikir panjang ia membawa parang dan mendatangi kantor developer Oriza Hill di Tiban.

Baca Juga:  Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto Mutasi 52 Perwira Tinggi, Kepala BAIS Diganti

“Tersangka sudah bertekad akan membunuh manajer perusahaan yakni Wiliam. Namun, Wiliam tidak berada di kantor. Di kantor hanya Jimmy yang saat itu sedang siaran langsung di media sosial menjajakan unit ruko untuk bisnis,” tutur Kompol Ramadhanto.

Tanpa pikir panjang, tersangka langsung membacok korban Jimmy berulang ulang. Korban seketika tewas di depan kantornya. Setelah membunuh korban tersangka Rahman langsung menyerahkan diri ke Polresta Barelang.