Pemerintah Arab Saudi Izinkan Akad Nikah di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram Makkah

RADARNESIA.COM – Pemerintah Arab Saudi kini mengizinkan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram menggelar acara pernikahan.

Melansir Gulf News, Senin (29/1/2024), inisiatif tersebut diresmikan oleh Kementerian Haji dan Umrah. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk memperkaya pengalaman para peziarah dan pengunjung di dua situs tersuci Islam itu.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Susul Korut, Korea Selatan Berhasil Luncurkan Roket Pembawa Satelit Mata-Mata ke Orbit

Menurut sebuah surat kabar Saudi, otoritas setempat memperbolehkan siapa saja yang ingin melakukan pernikahan di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Mereka terbuka untuk orang luar sekalipun, namun harus mengikuti aturan yang berlaku.

Perjanjian atau kontrak pernikahan bisa dilakukan agar acara terorganisir dengan baik dan nyaman.

Para ahli menilai, acara pernikahan bisa menjadi peluang yang bagus bagi perusahaan. Mereka bisa menghasilkan ide-ide inovatif untuk mengatur acara semacam itu dengan memperhatikan kedua lokasi yang dipertimbangkan.

Baca Juga:  Meluas Selama 3 Hari, 99 Orang Tewas Akibat Kebakaran Hutan di Chili

Musaed Al Jabri, seorang pejabat pernikahan atau Mazoun Saudi, mengatakan bahwa melangsungkan pernikahan di masjid diperbolehkan dalam Islam. Nabi Muhammad SAW pernah melakukan hal tersebut.

Al Jabri mencatat, melakukan pernikahan di Masjid Nabawi sudah menjadi kebiasaan umum di kalangan penduduk setempat. Ini terjadi karena beberapa alasan.

Sebagian orang percaya, menikah di Masjid bisa membawa berkah dan keberuntungan. Namun tetap menjaga aturan dengan tidak mengganggu jamaah dengan suara keras.

Baca Juga:  Otoritas Transportasi Paris Minta Penyedia Jasa Navigasi Batasi Rute selama Olimpiade

“Penting juga untuk mengindahkan kesucian tempat dan menghindari membawa banyak kopi, permen, atau makanan,” imbuh Al Jabri.

Jutaan Muslim dari dalam dan luar Arab Saudi setiap tahunnya pergi ke Masjidil Haram untuk menunaikan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi dan landmark Islam lain di Madinah.

Sebagian bentuk perhatian, sekitar 25 ribu karpet yang dibentangkan di seluruh masjid dan halaman Masjid Nabawi telah disterilkan. (*)

Pos terkait