Presiden RI: Guru Miliki Tanggung Jawab Global Cetak SDM Unggul

Screenshot 2023 11 25 18 43 04 66

RADARNESIA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memeriahkan puncak peringatan Hari Guru Nasional 2023 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Saat pantauan di lokasi acara, Jokowi tiba sebelum acara dibuka dan terlihat duduk di antara Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim serta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Bupati Rusma Yul Anwar : Pesisir Selatan Siap Jadi Tuan Rumah MTQN ke XLI Tahun 2025 Mendatang

Dalam acara tersebut, Jokowi mengungkapkan pentingnya memberikan apresiasi dan terima kasih yang besar kepada para guru sebagai kewajiban negara.

“Adalah kewajiban negara untuk memberikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para guru,” ucap Jokowi dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2023 di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/11/2023).

Jokowi menyebut bahwa dirinya menjadi Presiden Republik Indonesia juga berkat pelajaran-pelajaran yang diajarkan oleh para guru. Para guru, kata Jokowi, memiliki tanggung jawab untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk menjawab tantangan masa depan dan global yang semakin sulit.

Baca Juga:  Bawa Dokumen Rahasia KPK ke Sidang Praperadilan, MAKI Sebut Firli Langgar 3 Aturan

Jokowi menekankan, bahwa dinamika global dan perkembangannya menjadi sulit ditebak, dengan perubahan global yang selalu terjadi, distrupsi teknologi yang terjadi setiap hari, serta lanskap politik dan ekonomi yang selalu berubah-ubah.

Baca Juga:  Jelang Natal dan Tahun Baru BNN Kabupaten Blitar Lakukan Pemeriksaan Sopir Angkutan Umum di Terminal Kesamben

Jokowi pun mengapresiasi gerakan perubahan pola pikir dalam mendidik para murid lewat program Merdeka Belajar yang diinisiasi oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makariem.

Jokowi menekankan bahwa tanpa perubahan paradigma dan mindset, maka SDM-SDM Indonesia akan sulit menyesuaikan diri dengan dinamika global yang semakin tidak mudah.

“Karena tanpa perubahan paradigma, perubahan mindset, akan sulit untuk menyesuaikan diri dengan perubahan dunia saat ini,” pungkas Jokowi dalam acara tersebut.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *