Sosialisasikan Ketentuan di Bidang Cukai, Pemkab Gelar Senam Sehat Bersama Rakyat

RADARNESIA.COM – Dalam rangka memberikan sosialisasi ketentuan di bidang cukai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Probolinggo menggelar senam sehat bersama rakyat di Alun-alun Kota Kraksaan, Minggu (17/12/2023) pagi.

Kegiatan bertajuk Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai kepada Masyarakat dan Pemangku Kepentingan Tahun 2023 ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, didampingi Kepala Satpol PP Sugeng Wiyanto, Kepala Seksi Kepatuhan Internal Kantor KPPBC TMP C Probolinggo Puguh Indro Iswanto, Forkopimka Kraksaan serta diikuti oleh Lurah/Kepala Desa se- Kecamatan Kraksaan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Keluar Dari Zona Kuning, Pasaman Barat Terima Penghargaan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2023 Dari Ombudsman RI

Kegiatan sosialisasi dengan nuansa olahraga bersama ini terasa meriah dengan ramainya kehadiran masyarakat peserta sosialisasi yang ada di wilayah Kecamatan Kraksaan dan sekitarnya.

Tercatat sekitar seribu lebih masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu mereka juga berhak mendapatkan bantuan paket sembako berupa 1 liter minyak goreng dan 1 kg beras. Selain itu dibagikan juga puluhan doorprize menarik pada sesi interaktif tanya jawab.

Selain menyampaikan tentang pentingnya memakai pita cukai pada rokok yang beredar sebagai objek penambahan pendapatan negara. Pesan untuk memberantas rokok illegal juga disampaikan secara gamblang oleh Puguh Indro Iswanto selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal Kantor KPPBC TMP C Probolinggo.

Baca Juga:  128 Perusahaan Sawit di Riau Tak Miliki HGU

Dalam sosialisasinya tersebut, Kepala Seksi Kepatuhan Internal Kantor KPPBC TMP C Probolinggo Puguh Indro Iswanto menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo agar mengkonsumsi dan memperjualbelikan hanya rokok yang legal saja. Karena pihaknya saat ini juga tidak main-main dalam melakukan penindakan bagi mereka yang kedapatan melanggar dengan ancaman pidana hukuman maksimal 5 tahun dengan denda 25 juta.

“Bapak-bapak yang mengkonsumsi rokok dengan pita cukai legal sejatinya juga telah membantu negara untuk meningkatkan pendapatan di bidang cukai dan tentunya hal ini juga berdampak positif bagi Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ulasnya.

Baca Juga:  Truk Pengangkut Ratusan Anjing Tanpa Dokumen Diamankan di Tol Kalikangkung

Sementara Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan program gempur rokok ilegal merupakan upaya yang dilakukan secara terstruktur dan masif oleh bea cukai di seluruh Indonesia. “Pelaksanaannya sangat membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Pj Sekda Heri menjelaskan salah satu dampak positifnya adalah melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cuka Hasil Tembakau yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dengan alokasi sebesar 10% untuk kegiatan penegakan hukum.

“Melalui kegiatan kegiatan sosialisasi umum seperti ini saya berharap akan lebih banyak lagi masyarakat yang teredukasi tentang rokok ilegal dan sebisa mungkin menghindari untuk mengkonsumsi dan mengedarkannya,” pungkasnya.(Al)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *