Radarnesia.com – Desainer Ivan Gunawan mencatat prestasi baru melalui Nusanova 2.0 “Sekar Jagat”, pameran busana imersif yang mengangkat corak batik Sekar Jagat khas Madura sebagai sumber utama eksplorasi kreatif dalam panggung mode Indonesia tahun ini nasional.

Pencapaian tersebut mendapat pengakuan Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI setelah karya Ivan dinilai sebagai Pameran Busana Imersif Pertama Berbasis Corak Batik Sekar Jagat Madura melalui kategori rekor yang baru tersebut saat ini.

Penghargaan itu tercatat melalui nomor 12844/R.MURI/VIII/2026 dan diserahkan dalam acara di Jakarta pada Minggu, 9 Agustus 2026, sebagai penanda penting perjalanan kreatif Ivan bagi perkembangan karya kreatif tanah air di Indonesia.

Prosesi penyerahan penghargaan tersebut memperkuat posisi Nusanova 2.0 “Sekar Jagat” sebagai karya yang memadukan kekayaan tradisi Nusantara dengan pendekatan presentasi mode kontemporer sekaligus menegaskan kekuatan gagasan budaya pada kesempatan tersebut secara resmi.

Melalui konsep imersif, Ivan menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menampilkan rancangan pakaian, tetapi juga mengajak pengunjung menikmati karakter visual corak batik Sekar Jagat Madura dalam rangkaian presentasi yang dirancang khusus sepanjang penyelenggaraan acara.

Corak tersebut menjadi elemen penting dalam keseluruhan pameran karena membawa identitas budaya Madura ke dalam karya mode yang dikemas dengan pendekatan modern dan atraktif tanpa menghilangkan karakter asal motifnya bagi publik.

Penggunaan batik sebagai fondasi artistik memperlihatkan upaya Ivan dalam mempertemukan warisan tekstil Indonesia dengan gagasan kreatif yang mampu menjangkau selera penikmat mode masa kini secara relevan dalam lanskap fesyen modern secara berkelanjutan.

Nusanova 2.0 “Sekar Jagat” juga menunjukkan bagaimana sebuah pameran busana dapat dikembangkan menjadi ruang pengalaman, sehingga pengunjung memperoleh kesan lebih mendalam dibandingkan presentasi koleksi konvensional dengan sentuhan artistik yang lebih komunikatif bagi pengunjung.

Pengakuan MURI memberikan nilai tambahan bagi penyelenggaraan pameran tersebut, sekaligus mencatat pendekatan Ivan sebagai bagian dari perkembangan industri mode Indonesia yang semakin berani bereksperimen melalui eksplorasi bentuk serta penyajian visual pada tahun 2026.

Nomor penghargaan 12844/R.MURI/VIII/2026 menjadi identitas resmi pencapaian tersebut, sekaligus mempertegas bahwa konsep yang diusung Nusanova 2.0 “Sekar Jagat” memiliki keunikan tersendiri dalam sejarah pencapaian kreatif sang desainer di tingkat nasional.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Jakarta pada 9 Agustus 2026, setelah pameran tersebut berhasil memperkenalkan interpretasi baru terhadap corak Sekar Jagat melalui medium busana sekaligus memperkuat perhatian publik terhadap karya kepada publik luas.

Ivan kemudian menyampaikan rasa syukur atas penghargaan itu melalui unggahan di media sosial pribadinya, sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian yang diraih bersama tim setelah seluruh proses kreatif berlangsung bersama secara terbuka.

Unggahan tersebut menjadi cara Ivan membagikan kabar bahagia kepada publik sekaligus memperlihatkan kebanggaannya terhadap karya yang memperoleh pengakuan resmi dari lembaga pencatat rekor Indonesia kepada masyarakat yang mengikuti perjalanan karyanya melalui kanal digital.

Prestasi ini tidak hanya menambah daftar pencapaian Ivan sebagai desainer, tetapi juga membuka ruang apresiasi lebih luas terhadap potensi motif tradisional dalam industri mode nasional serta memperluas perhatian terhadap kekayaan lokal dalam industri kreatif.

Batik Sekar Jagat Madura memperoleh sorotan melalui pendekatan tersebut, karena unsur tradisionalnya ditempatkan dalam konteks pameran yang mengedepankan pengalaman visual dan atmosfer modern dan memperkuat daya tarik budaya Madura secara lebih luas.

Konsep semacam ini memperlihatkan bahwa busana dapat berfungsi sebagai media untuk memperkenalkan identitas budaya, bukan sekadar produk fesyen yang mengejar nilai estetika untuk menyampaikan cerita budaya melalui rancangan bagi generasi mendatang.

Melalui Nusanova 2.0, Ivan juga memperlihatkan keberanian mengeksplorasi kekayaan motif daerah sebagai inspirasi, sehingga tradisi dapat tampil lebih dekat dengan perkembangan industri kreatif dalam menghadirkan karya yang relevan sekarang di tengah persaingan global.

Penghargaan MURI sekaligus menjadi catatan penting bagi perjalanan Nusanova, terutama karena pameran tersebut membawa corak batik tertentu menjadi pusat pengalaman busana yang bersifat imersif yang menempatkan tradisi sebagai sumber inspirasi di ranah fesyen nasional.

Keberhasilan itu menunjukkan bahwa inovasi dalam penyajian karya dapat berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan unsur budaya, selama pengolahannya tetap menghargai karakter sumber inspirasi dalam menghadirkan pembaruan tanpa mengabaikan akar dalam setiap proses kreatif.

Bagi Ivan Gunawan, pengakuan tersebut menjadi momentum untuk merayakan kreativitas sekaligus memperkuat pesan bahwa warisan tekstil Indonesia memiliki peluang besar berkembang melalui inovasi mode kepada masyarakat melalui karya yang bernilai di masa mendatang.

Nusanova 2.0 “Sekar Jagat” akhirnya meninggalkan catatan tersendiri dalam perjalanan desain Ivan, setelah MURI mengesahkan pencapaiannya sebagai pameran busana imersif berbasis corak Madura dan memperkuat posisi batik Madura di mode bagi perkembangan mode Indonesia.