Radarnesia.com – Kapal feri M/V June Aster terbakar di perairan dekat kawasan wisata Provinsi Palawan, Filipina, pada Rabu malam. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya lima orang dan menyebabkan 87 penumpang masih belum ditemukan.
Penjaga Pantai Filipina (Philippine Coast Guard/PCG) menyampaikan laporan mengenai kecelakaan kapal tersebut pada Kamis, 10 September 2026. Proses pencarian dan penyelamatan masih dilakukan untuk menemukan para korban yang belum diketahui keberadaannya.
Kebakaran terjadi ketika kapal berada sekitar 2,2 kilometer dari garis pantai Palawan. Kobaran api membuat situasi di atas kapal menjadi darurat sehingga petugas segera melakukan operasi evakuasi dan penyelamatan.
Lima korban dalam insiden tersebut telah berhasil dievakuasi dari kapal dan dibawa menuju daratan. Namun, jumlah korban yang masih belum ditemukan membuat operasi pencarian terus diperluas oleh petugas terkait.
Hingga laporan tersebut disampaikan, pihak berwenang belum memberikan informasi lebih rinci mengenai penyebab kebakaran M/V June Aster. Penyelidikan diperlukan untuk memastikan faktor yang memicu munculnya api di kapal feri tersebut.
Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap penumpang dan kru kapal guna memastikan jumlah orang yang berada di dalam M/V June Aster ketika kebakaran terjadi. Data tersebut menjadi bagian penting dalam proses pencarian korban.
Kecelakaan kapal feri tersebut terjadi di wilayah perairan yang berada dekat kawasan wisata Palawan. Lokasi kejadian membuat upaya penyelamatan menjadi perhatian karena petugas harus mencari korban di sekitar area kapal terbakar.
Tim penyelamat terus berupaya menemukan 87 orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Operasi pencarian menjadi prioritas utama setelah lima korban dinyatakan meninggal dunia.
Penjaga Pantai Filipina juga menjadi salah satu unsur utama dalam penanganan kejadian tersebut. Petugas melakukan koordinasi untuk memastikan proses pencarian, evakuasi, serta penanganan korban dapat berjalan secepat mungkin.
Jumlah korban masih dapat berubah seiring berlangsungnya proses pencarian dan verifikasi data penumpang. Pihak berwenang diharapkan segera memberikan informasi terbaru mengenai kondisi para korban dan perkembangan operasi penyelamatan.




