Radarnesia.com – Bank Jambi mendorong UMKM naik kelas melalui pendekatan komprehensif yang tidak hanya berfokus pada penyaluran kredit murah, melainkan pada penyediaan modal produktif, pendampingan pascapembiayaan, serta digitalisasi.
Melalui kolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jambi bertindak sebagai partner pertumbuhan agar pelaku usaha kecil dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan menjadi mandiri.
Berikut adalah strategi utama Bank Jambi dalam memfasilitasi UMKM agar bisa naik kelas:
1. Penyaluran Modal Produktif yang Tepat Sasaran
Bank Jambi mengubah paradigma pembiayaan dari sekadar menyalurkan kredit menjadi penyediaan modal yang terukur untuk menggerakkan sektor riil. Hal ini dilakukan melalui beberapa skema:
– Kredit Usaha Rakyat (KUR): Bank Jambi menjadi salah satu penyalur utama KUR di Provinsi Jambi dengan memberikan kemudahan akses permodalan bagi usaha mikro.
– Kredit Bahagia: Menyediakan pinjaman khusus dengan bunga sangat kompetitif (maksimal Rp5 juta dengan bunga flat 3% per tahun) yang dirancang untuk membantu modal awal kelompok usaha.
– Sinergi Program Pemda (Banharkat): Terintegrasi dengan program Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat (Banharkat) milik Pemkot Jambi, di mana Bank Jambi memfasilitasi product matching dan memberikan akses permodalan lanjutan kepada kelompok usaha yang produktif.
2. Pendampingan Intensif Pascapembiayaan
Pihak manajemen menekankan bahwa indikator keberhasilan bank tidak boleh hanya dihitung dari jumlah kredit yang disalurkan, melainkan dari seberapa banyak UMKM yang benar-benar tumbuh, mandiri, dan mengalami peningkatan omzet serta aset.
– Pengelolaan Modal & Manajemen: Pelaku usaha mendapatkan bimbingan pascapembiayaan agar mampu mengelola arus kas dari modal yang diterima secara produktif.
– Literasi Keuangan: Bank memberikan edukasi mengenai sistem keuangan yang sehat agar debitur terhindar dari kredit macet dan mampu menyusun perencanaan bisnis yang lebih matang.
3. Fasilitasi Digitalisasi Layanan dan Akses PasarUntuk menghadapi era modern, Bank Jambi juga bertindak sebagai lokomotif transformasi digital bagi pelaku usaha lokal:
– Pembiayaan dan Transaksi Digital: Menghadirkan layanan digital seperti E-Form dan transaksi nontunai (cashless) untuk mempermudah operasional usaha.
– Perluasan Pasar Tanpa Batas: Melalui integrasi ke ekosistem digital, Bank Jambi mendorong UMKM agar lebih kompetitif sehingga produk lokal Jambi dapat bersaing dan dipasarkan secara online melintasi batas geografis.
Melalui ekosistem pembiayaan yang inklusif ini, Bank Jambi berupaya menciptakan hubungan perbankan yang sehat: bank memperoleh debitur yang berkualitas, sementara pelaku UMKM mendapatkan ruang bertumbuh yang berkelanjutan untuk menyerap tenaga kerja lokal.





