Radarnesia.com – Helikopter Apache Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) jatuh dan meledak di Texas tengah pada Rabu waktu setempat, menewaskan dua tentara.
Helikopter Apache tersebut jatuh di sekitar Fort Hood, memicu kebakaran lahan dan membuat sejumlah warga di sekitar lokasi harus dievakuasi sementara.
Pejabat Kantor Sheriff Bell County memastikan kedua awak AH-64 Apache meninggal dunia setelah helikopter serang itu mengalami kecelakaan saat menjalankan operasi militer.
Juru bicara Kantor Sheriff Bell County, Cliff Coleman, mengatakan helikopter tidak menghantam rumah maupun bangunan lain ketika jatuh di kawasan tersebut.
Meski kecelakaan menimbulkan kerusakan parah dan kebakaran, aparat memastikan tidak ada laporan mengenai korban tambahan dari kalangan warga sekitar.
Pihak berwenang hingga kini belum mengungkap penyebab jatuhnya helikopter tersebut, sementara penyelidikan kecelakaan langsung dipimpin Divisi Investigasi Kriminal Fort Hood.
Proses investigasi akan dilakukan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum helikopter kehilangan kendali hingga akhirnya jatuh dan terbakar di kawasan sekitar pangkalan.
Coleman menggambarkan kecelakaan tersebut sebagai insiden dahsyat, sementara petugas langsung memprioritaskan pengamanan lokasi serta penanganan dampak kebakaran yang muncul setelah kecelakaan.
Kebakaran yang dipicu jatuhnya helikopter membuat aparat menutup sebagian jalan di sekitar lokasi untuk mencegah gangguan terhadap operasi tanggap darurat.
Pemadam Kebakaran Salado juga mengeluarkan peringatan keselamatan publik dan meminta masyarakat menjauh dari kawasan kecelakaan demi memberi ruang kepada petugas darurat.
Pihak pemadam kebakaran menyebut sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi belum dapat dilalui, sehingga warga diminta menggunakan rute alternatif sementara waktu.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran pergerakan kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, serta personel lain yang menangani lokasi kecelakaan.
Penjabat Komandan Divisi Kavaleri ke-1, Brigadir Jenderal Ethan Diven, menyampaikan belasungkawa kepada kedua awak dan keluarga mereka setelah kecelakaan tersebut terjadi.
Diven mengatakan prioritas utama pascakejadian adalah mengamankan lokasi dan memberikan dukungan terhadap seluruh upaya tanggap awal yang sedang berlangsung.
Gubernur Texas Greg Abbott turut mengonfirmasi bahwa dua anggota militer meninggal ketika helikopter Apache mengalami kecelakaan saat menjalankan operasi di Fort Hood.
Abbott mengajak masyarakat mendoakan keluarga korban serta komunitas Fort Hood yang kehilangan dua prajurit dalam insiden penerbangan militer tersebut.
Menurut Abbott, pengabdian para anggota militer kepada negara bagian Texas dan Amerika Serikat merupakan jasa yang patut mendapatkan penghormatan.
Jenazah kedua anggota militer tersebut selanjutnya akan dibawa ke Carl R. Darnall Army Medical Center yang berada di kawasan Fort Hood.
Pemindahan jenazah dilakukan sebagai bagian dari prosedur penanganan korban sebelum proses identifikasi dan tahapan selanjutnya yang berkaitan dengan kecelakaan.
Sementara itu, Angkatan Darat AS menjelaskan AH-64 Apache merupakan helikopter serang multimisi bermesin ganda dengan konfigurasi empat bilah rotor utama.
Helikopter tersebut dirancang untuk menjalankan berbagai tugas militer, termasuk pengintaian bersenjata, pertempuran jarak dekat, serangan bergerak, dan manuver vertikal.
Kecelakaan Apache di Fort Hood kembali menjadi perhatian karena melibatkan aset tempur militer dan menyebabkan dua personel kehilangan nyawa ketika menjalankan tugas.
Hingga informasi terbaru, penyebab pasti kecelakaan belum diumumkan karena proses penyelidikan masih berlangsung dan lokasi kejadian tetap menjadi area penanganan petugas.









