Scroll untuk baca artikel
Unggulan

Kecelakaan Beruntun di Tol Japek KM 58, Seluruh Penumpang Penumpang GranMax Tewas Terbakar

×

Kecelakaan Beruntun di Tol Japek KM 58, Seluruh Penumpang Penumpang GranMax Tewas Terbakar

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Beruntun Di Tol Japek Km 58, Seluruh Penumpang Penumpang Granmax Tewas Terbakar

RADARNESIA.COM – Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan yakni bus, Daihatsu GranMax dan Terios. Terparah, seluruh penumpang di mobil GranMax tewas terbakar.

Seluruh korban yang belum diketahui jumlahnya dievakuasi di dalam 13 kantor jenasah ke RSUD Karawang untuk diidentifikasi.

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan seluruh korban tewas merupakan penumpang mobil GranMax. Ia mengungkapkan data dan pemilik mobil GranMax berdasarkan STNK.

“Yakni Mobil GranMax dengan nomor polisi B 1635 BKT. Pemilik atas nama Yanti Setiawan Budi Darma,” kata Wirdhanto di tayangan Kompas TV, Senin.

Dimana kata dia alamat pemilik di Jalan Duren, Nomor 16, RT 003/RW 009, Kelurahan Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur.

 

Kecelakaan Beruntun Di Tol Japek Km 58, Seluruh Penumpang Penumpang Granmax Tewas Terbakar

“Dimohon barang kali ada sanak keluarga atau kerabat pemilik kendaraan untuk mendatangi pas ante mortem dan pos mortem yang kami bangun di RSUD Karawang untuk mengidentifikasi korban,” kata Wirdhanto.

Menurutnya bagi keluarga bisa datang membawa identitas, sidik jari, golongan darah dan data medis apapun untuk bisa mengidentifikasi jenazah.

Wirdhanto menjelaskan pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah korban tewas di dalam mobil GranMax.

“Yang pasti semua penumpang di GranMax meningggal semua dan kami evakuasi dengan 13 kantong jenazah,” kata dia,

“Jumlah korban belum tahu karena di kantong jenzah, ada yang potongannya utuh dan tidak utuh. Karenanya ini kami sedang identifikasi,” katanya.

Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan semua korban jiwa mengalami luka bakar.

“Ini korban yang luka bakar semuanya dari kendaraan GranMax. Yang dari arah Jakarta,” kata Aan kepada wartawan di lokasi.

Dia mengatakan bahwa korban berasal dari Jakarta.

Informasi yang tertera di STNK mobil GranMax berasal dari Jakarta Timur.

Sebelumnya, kecelakaan ini terjadi pagi tadi. Peristiwa itu terjadi di jalur contraflow.

“Kronologisnya ada satu unit Gran Max yang berada di jalur contraflow arah Cikampek,” kata Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono.

Widrhanto mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Awalnya mobil Gran Max yang tengah mengalami masalah hendak menepi di bahu jalan.

Mobil Terbakar di KM 58 Tol Cikampek Berawal dari Kecelakaan 2 Mobil-1 Bus. Wirdhanto menjelaskan kecelakaan terjadi usai sebuah bus dari arah Cikampek tidak bisa menghindar hingga menabrak kendaraan Gran Max.

Tabrakan itu membuat kendaraan GranMax terbakar di lokasi. Dia menjelaskan satu kendaraaan Terios kemudian turut menabrak bus dan Gran Max yang berada di depannya. Mobil tersebut pun ikut terbakar.

Ia memastikan seluruh penumpang kendaraan Grandmax hangus terbakar dalam insiden kecelakaan beruntun di KM 58 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada Senin (8/4/2024).

Belum dapat dipastikan berapa jumlah penumpang dalam kendaraan tersebut.

Namun, kepolisian mengevakuasi 13 kantong jenazah dan hanya satu kondisi korban masih keadaan utuh.

Selebihnya kondisi mengenaskan dengan kondisi terbakar.

Dia menyebut, dari sejumlah itu hanya satu korban yang merupakan sopir kondisi jasadnya masih keadaan utuh.

Sedangkan korban lainnya kondisi hangus terbakar.

“Sopir yang utuh jenazahnya, kalau untuk lainnya terbakar parah,” ujarnya.

Kecelakaan beruntun terjadi KM 58 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada Senin pagi.

Kecelakaan itu melibatkan Bus Primajasa B 7655 TCD dengan dua minibus.

Sementara dua minibus kondisinya rusak parah hingga hangus terbakar.

Diduga, penyebab kecelakaan akibat sopir mengantuk sehingga kendaraannya dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah yang ada di lajur contraflow masuk ke jalur berlawanan hingga menabrak kendaraan minibus lain dan bus.

Benturan cukup kencang membuat kendaraan terbakar.