Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Pembatasan Akses Kendaraan Exit Tol Dupak Mulai 12 Juli

×

Pembatasan Akses Kendaraan Exit Tol Dupak Mulai 12 Juli

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2023 07 10 05 41 12 25 Pembatasan Akses Kendaraan Exit Tol Dupak Mulai 12 Juli

Radarnesia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya siap melaksanakan pengerjaan rigid pavement (betonisasi) untuk memperkuat struktur Jalan Dupak Rukun atau menuju Exit Tol Surabaya-Gresik mulai 12 Juli mendatang.

Adi Gunita Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya mengatakan, selama proses pengerjaan akan berlaku pembatasan kendaraan yang melintas.

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

“Jadi bukan ditutup total, cuma ada pembatasan. Sepeda motor dan mobil diperbolehkan lewat. Tapi, truk, bus dan kendaraan roda enam ke atas tidak diperbolehkan lewat,” ujarnya seperti dilansir Surabaya.net Sabtu 8 Juli 2023.

Adi menjelaskan, selama proses pengerjaan betonisasi Jalan Dupak Rukun, akan dilakukan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan mulai dari kawasan Tanjung Sari, Romokalisari dan Perak.

Baca Juga:  Dikritik Kinerjanya Romi Hariyanto Malah "Baper"

“Nanti ada penyekatan yang dilakukan teman-teman Jasa Marga dan Marga Bumi. Kemudian juga ada pengaturan arus lalu lintas dari rekan-rekan Satlantas Polrestabes Surabaya dan Dinas Perhubungan (Dishub),” imbuhnya.

Dia menjelaskan, total panjang jalan yang akan dibetonisasi mencapai 933 meter atau hampir satu kilometer. Total panjang jalan itu terhitung mulai dari Exit Tol Gresik-Surabaya atau Jalan Dupak Rukun hingga Tembaan Surabaya.

“Panjang jalan yang dibetonisasi mencapai sekitar 1 kilometer. Itu mulai dari Exit Tol Gresik-Surabaya (Jalan Dupak Rukun) hingga menuju Jalan Tembaan,” katanya.

Baca Juga:  Pantau Pos PAM Lebaran, Bupati Pemalang Imbau Warganya Tidak Bermain Petasan

Lebih lanjut, Adi menyebut pengerjaan betonisasi di Exit Tol Gresik-Surabaya terbagi ke dalam 5 segmen dengan rincian, Segmen-1 dengan panjang 350 meter, Segmen-2 panjang 334 meter, Segmen-3 penjang 61 meter, Segmen-4 panjang 88 meter dan Segmen-5 panjang 100 meter.

“Jadi, ada lima segmen mulai dari Exit Tol Dupak sampai Demak. Lalu, sebelum rel kereta api PGS (Pusat Grosir Surabaya) sampai Sekolah Stella Maris perempatan. Kemudian, lanjut hingga depannya Tugu Pahlawan,” paparnya.

Pengerjaan betonisasi itu, sambung Adi, penting dilakukan salah satunya untuk memperkuat struktur Jalan di kawasan Dupak Rukun. Terlebih, jalan tersebut setiap harinya juga dilalui kendaraan dengan tonase besar.

Baca Juga:  Viral Pemuda Serang Personal Gubernur, Mahasiswa Magister Hukum UI : Sudah Sepantasny Dilaporkan ke Pihak Berwajib

“Kalau pun nanti kami lakukan pengaspalan lagi dengan kinerja jalan dilalui kendaraan tonase besar, kalau ada genangan tetap akan membuat masalah kembali lagi. Jadi harus dilakukan perubahan struktur dari aspal ke beton, supaya biaya pemeliharaan tidak besar,” imbuhnya.

Maka dari itu, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat yang akan melintas di kawasan tersebut, sebab pengerjaan ini juga dikembalikan lagi untuk masyarakat agar lebih nyaman berkendara di kawasan tersebut.

“Biar lebih nyaman nantinya. Kemudian untuk kendaraan-kendaraan roda enam ke atas, mungkin bisa persiapan dulu membuat rencana lalu lintas yang mungkin akan dilalui di Jalan Raya Dupak,” tandasnya.(Surabaya.net).