Radarnesia.com – Resep Pisang Goreng Thailand bisa menjadi pilihan menarik bagi pencinta camilan renyah yang ingin mencoba sajian berbeda dari gorengan pisang pada umumnya. Kudapan ini memiliki tekstur tipis dan garing dengan aroma khas kelapa serta wijen yang membuat rasanya semakin menggoda.

Di Thailand, pisang goreng tersebut dikenal dengan nama kluay tod atau gluay tod. Jajanan ini mudah ditemukan di pasar tradisional, pedagang kaki lima hingga berbagai acara dan festival. Bentuknya memang sekilas menyerupai pisang goreng yang populer di Indonesia, tetapi racikan adonannya memiliki karakter tersendiri.

Salah satu ciri utama resep pisang goreng Thailand terletak pada penggunaan tepung beras. Bahan tersebut menghasilkan lapisan luar yang lebih ringan dan renyah setelah digoreng. Adonan kemudian dipadukan dengan kelapa parut dan biji wijen sehingga memberikan aroma gurih sekaligus tekstur yang semakin menarik.

Berbeda dengan pisang goreng yang menggunakan adonan tepung terigu cukup tebal, kluay tod umumnya memiliki lapisan balutan yang lebih tipis. Karena itu, hasil akhirnya terasa kriuk ketika digigit, sementara bagian dalam pisang tetap lembut dan manis.

Bahan Pisang Goreng Thailand

Untuk membuat camilan khas Thailand ini di rumah, bahan yang dibutuhkan cukup mudah ditemukan. Pilih pisang yang sudah matang tetapi teksturnya masih cukup kokoh agar tidak mudah hancur ketika dicelupkan ke dalam adonan.

Bahan utamanya antara lain beberapa buah pisang, tepung beras, sedikit tepung terigu atau tepung tapioka sesuai kebutuhan, kelapa parut, biji wijen, gula, garam, serta air secukupnya.

Minyak goreng juga perlu disiapkan dalam jumlah cukup agar pisang dapat terendam ketika dimasak. Penggunaan minyak yang banyak membantu adonan matang secara merata dan menghasilkan permukaan yang lebih renyah.

Cara Membuat Pisang Goreng Thailand

Langkah pertama adalah menyiapkan pisang. Kupas kulitnya kemudian belah pisang menjadi dua atau beberapa bagian sesuai ukuran yang diinginkan. Jangan memotong terlalu tipis agar bagian dalam pisang tetap terasa lembut setelah digoreng.

Selanjutnya, campurkan tepung beras dengan bahan pendukung lainnya. Masukkan kelapa parut dan biji wijen, kemudian tambahkan gula serta sedikit garam. Tuangkan air secara bertahap sambil diaduk sampai terbentuk adonan yang cukup encer untuk melapisi permukaan pisang.

Konsistensi adonan menjadi salah satu faktor penting dalam resep pisang goreng Thailand. Adonan yang terlalu kental dapat menghasilkan lapisan tebal, sedangkan adonan yang terlalu encer membuat lapisan sulit menempel pada pisang.

Panaskan minyak menggunakan api sedang. Setelah minyak cukup panas, celupkan potongan pisang ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terlapisi. Masukkan pisang secara perlahan ke dalam minyak panas agar tidak saling menempel.

Goreng hingga lapisan tepung berubah menjadi kuning keemasan dan terlihat kering. Balik pisang sesekali supaya kedua sisinya matang merata. Setelah renyah, angkat dan tiriskan.

Tips Agar Pisang Goreng Thailand Renyah

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil kluay tod buatan rumah tetap garing. Salah satunya adalah menjaga suhu minyak selama proses penggorengan.

Gunakan api sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam belum matang. Hindari memasukkan terlalu banyak pisang sekaligus karena dapat menurunkan suhu minyak dan membuat hasil gorengan kurang renyah.

Selain itu, jangan membuat adonan terlalu tebal. Lapisan tipis justru menjadi karakter utama pisang goreng Thailand. Kelapa parut dan wijen juga sebaiknya tercampur merata sehingga setiap potongan pisang mendapatkan aroma serta tekstur khas.

Pisang goreng Thailand paling nikmat disantap selagi hangat. Tekstur renyah pada bagian luar berpadu dengan rasa manis alami pisang dan aroma gurih kelapa serta wijen.

Dengan bahan yang sederhana dan proses pembuatan yang relatif mudah, resep pisang goreng Thailand ini bisa menjadi alternatif camilan untuk keluarga. Sajian tersebut juga cocok dihidangkan sebagai teman minum teh atau kopi pada sore hari.