Radarnesia.com – PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk mengintegrasikan data pernikahan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital layanan publik melalui pemanfaatan data yang terintegrasi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai Integrasi dan Pemanfaatan Data Pernikahan pada Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) serta akses aplikasi TASPEN One Hour Online Service (TOOS).

Penandatanganan berlangsung di Auditorium KH Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jakarta, dan dilakukan oleh Direktur Utama TASPEN Rony Hanityo Aprianto bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Abu Rokhmad. Acara tersebut turut disaksikan Direktur Operasional TASPEN Tribuna Phitera Djaja.

Corporate Secretary TASPEN Henra mengatakan sinergi antara kedua institusi diharapkan mampu menghadirkan proses layanan yang semakin efektif sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi pemerintah.

“Sinergi antara TASPEN dan Kemenag ini diharapkan mampu menciptakan proses layanan yang lebih sederhana, cepat, dan efisien. Langkah ini sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat khususnya peserta TASPEN,” ujarnya.

Integrasi Data Permudah Verifikasi Status Pernikahan

Integrasi data antara SIMKAH Kementerian Agama RI dan TOOS Taspen menjadi langkah krusial yang berdampak langsung pada kualitas layanan peserta, di mana tanpa adanya integrasi ini, peserta akan kehilangan kemudahan dalam mengakses layanan digital yang terpadu serta kesulitan mendapatkan informasi status pernikahan secara cepat dan real-time.

Selain memastikan pemutakhiran data status pernikahan berjalan secara instan, sinergi sistem ini juga mempunyai fungsi strategis bagi penerima pensiun janda/duda yang berpotensi menikah kembali, yaitu sebagai instrumen mitigasi yang efektif dalam mencegah keterlanjuran pembayaran manfaat pensiun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ke depannya, kolaborasi ini akan mempermudah para peserta dalam proses pemberkasan klaim secara signifikan. Melalui integrasi web service pada aplikasi TASPEN One Hour Online Service (TOOS), proses verifikasi status pernikahan kini dapat dilakukan TASPEN secara instan dan realtime.

Langkah strategis bersama Kemenag RI ini sekaligus memperkuat komitmen TASPEN dalam akselerasi transformasi digital, penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate governance), serta peningkatan standar layanan bagi seluruh peserta.

Sinergi ini menjadi wujud nyata komitmen TASPEN dalam menerapkan prinsip 5T, yaitu Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat, guna memastikan layanan yang andal dan tepat sasaran bagi peserta. Sebagai Center of Excellence dalam pengelolaan jaminan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara, TASPEN terus memperkuat transformasi layanan melalui inovasi digital, peningkatan kualitas pelayanan, serta pengembangan ekosistem perlindungan sosial yang berkelanjutan. Salah satu implementasi transformasi tersebut diwujudkan melalui optimalisasi layanan digital melalui aplikasi Andal by Taspen yang hingga saat ini telah diunduh lebih dari 3 juta kali melalui App Store dan Play Store. Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.