Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Terpilih Kembali, Asep Abduloh Adakan Kegiatan Gubyag Balong Dengan Menabur 1 Ton Ikan

×

Terpilih Kembali, Asep Abduloh Adakan Kegiatan Gubyag Balong Dengan Menabur 1 Ton Ikan

Sebarkan artikel ini

Radarnesia.com- Bentuk ucapan rasa syukur, Asep Abduloh dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Anggota DPRD Purwakarta adakan kegiatan Gubyag Balong bersama masyarakat Purwakarta. Minggu pagi 03 Maret 2024.

Dengan menabur seribu kilo (1 Ton) ikan dalam kegiatan gubyag balong tersebut, Asep Abduloh anggota DPRD Purwakarta terpilih yang biasa di sapa Asep uwo ikut meramaikan tradisi Gubyag Balong yang diadakan di kampung Colobong rt 09/rw 03 Desa Parakanliman Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Jawabarat.

“Kegiatan gubyag balong ini sudah tradisi masyarakat Sunda dan kegiatan ini sudah sering kita lakukan dibeberapa tempat. Tapi, Untuk kali acara gubyag balong yang kita lakukan di Desa Parakanlima khusus sebagai ucapan rasa syukur saya kepada Allah SWT serta masyarakat yang masih memberikan kepercayanya kepada saya atas terpilihnya kembali saya sebagai anggota DPRD Purwakarta,” ujar Asep uwo kepada awak media.

Baca Juga:  Banjir di Pessel, Bupati: Masyarakat Harus Bangkit Kembali dan Tidak Patah Semangat

Terlihat dalam kegiatan gubyag balong tersebut antusias serta semangat masyarakat khususnya warga Parakanlima mulai dari orang tua, Dewasa hingga anak-anak sangat senang serta semangat mengikuti acara tersebut.

Acara Gubyag Balong Yang diadakan di Desa Parakanlima

“Saya lihat semua masyarakat sangat senang, antusias serta semangat untuk mengikuti acara ini, untuk kegiatan hari ini kita menabur 1 ton ikan, dengan jenis yang berbeda, ada ikan nila, ikan mas dan ikan patin. mudah-mudahan acara gubyag balong ini dapat membantu warga,”ungkap Asep uwo.

Baca Juga:  Heboh Tapir Masuk Perumahan di Pekanbaru

Sedikit informasi, Kegiatan Gubyak Balong ialah menangkap ikan secara beramai-ramai (massal), Kegiatan Gubyag Balong ini merupakan tradisi peninggalan budaya Priangan di masa lalu.

(Ahmadi)