RADARNESIA.COM – Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE, mengusulkan “Gerakan Jambi Bersholawat” menjadi agenda tetap tahunan dan bulanan yang bisa masuk dalam kalender wisata religi Jambi. Langkah ini bertujuan menjaga tradisi Islam Nusantara sekaligus memperkuat citra Jambi sebagai daerah yang ramah, toleran, dan religius.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Supervisi, Evaluasi, dan Sosialisasi “Gerakan Jambi Bersholawat” di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Senin (25/05/2026). Hadir Sekda Batang Hari Mula P. Rambe, Asisten II Sekda, Ketua TP-PKK Batang Hari Zulva Fadhil, serta anggota PKK dan undangan lainnya.
Hj. Hesnidar menjelaskan kegiatan ini bertujuan menyelaraskan program provinsi dengan pelaksanaan di kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan sesuai administrasi. Gerakan tersebut juga menjadi komitmen TP-PKK dalam memperkuat nilai religius daerah dan berperan sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan mental spiritual serta penguatan karakter keluarga.
“Gerakan Jambi Bersholawat digulirkan sebagai wadah menghidupkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang berlandaskan nilai keagamaan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya tata kelola administrasi berjenjang agar program berjalan tertib dan pesan sampai ke masyarakat desa dan kelurahan. Sosialisasi serupa telah dilakukan ke kabupaten dan kota lain di Jambi dan akan berlanjut sepanjang bulan ini.
Kegiatan supervisi juga diisi pembinaan dan evaluasi program kerja PKK desa untuk melihat dampaknya bagi keluarga dan masyarakat. Kementerian Agama turut menyerahkan 15 buku panduan sholawat per penyuluh, ditambah donasi 3.000 buku dari dermawan. Rencananya, pelatihan TOT bagi 300–380 guru PAI jenjang SLTA akan digelar Juli atau September dengan dukungan dana Pemprov melalui Biro Kesra.
Hj. Hesnidar berharap gerakan ini menjadi sarana pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga secara lahir dan batin.
Sekda Batang Hari Mula P. Rambe menyambut baik kegiatan tersebut dan mengajak peserta menerapkan nilai yang didapat di rumah maupun tempat kerja. Sementara Ketua TP-PKK Batang Hari Zulva Fadhil menyebut gerakan ini luar biasa dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memperkuat nilai spiritual masyarakat.
Ia menyoroti manfaat Sholawat Busyro untuk penenang hati, pengabul hajat, pencegah masalah, dan penambah rezeki. Menurutnya, gerakan spiritual ini juga bisa menjadi benteng moral keluarga dalam mencegah maraknya judi online.
Pada kesempatan itu, Hj. Hesnidar Haris menyerahkan buku petunjuk belajar “30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an” kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari.






