Radarnesia.com – Anggota Komisi XII DPR RI, Elpisina, menyoroti pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) saat melakukan kunjungan spesifik ke PT Kurnia Sungai Bahar Berjaya (KSBB).
Anggota Komisi XII DPR RI, Elpisina, melakukan kunjungan spesifik ke perusahaan yang berada di Desa Penerokan, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, untuk melihat langsung aktivitas industri dan kondisi lingkungan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pengawasan Elpisina sekaligus upaya menyerap informasi mengenai persoalan lingkungan dan kondisi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dalam kunjungan itu, pengelolaan lingkungan menjadi salah satu perhatian utama, terutama penanganan limbah B3 yang memiliki karakteristik serta potensi risiko berbeda dibandingkan sampah pada umumnya.
Elpisina menilai pengelolaan limbah B3 harus dilakukan secara aman, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku agar kegiatan industri tidak menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan.
Menurutnya, aktivitas perusahaan tetap memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan pekerjaan, dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan masyarakat sekitar.
Namun, manfaat ekonomi tersebut harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kualitas lingkungan serta memastikan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar kawasan operasional.
Elpisina menegaskan penanganan limbah B3 membutuhkan perhatian bersama dari perusahaan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang memiliki kewenangan dalam pengawasan lingkungan.
Koordinasi antarpihak, menurut dia, perlu diperkuat untuk memastikan setiap proses pengelolaan limbah berlangsung sesuai standar serta mampu mencegah potensi pencemaran lingkungan.
Ia juga mengingatkan perusahaan agar mengutamakan langkah pencegahan sejak awal sehingga persoalan lingkungan tidak berkembang menjadi masalah yang akhirnya harus ditanggung masyarakat.
Bagi Elpisina, keberadaan perusahaan di daerah semestinya menghadirkan manfaat yang lebih luas, bukan hanya melalui kegiatan ekonomi, tetapi juga kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, tanggung jawab menjaga lingkungan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan kegiatan industri di wilayah tersebut.
Pengelolaan limbah yang baik juga dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam memastikan kegiatan industri dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Elpisina juga menyerap berbagai informasi langsung mengenai kondisi dan persoalan yang ditemukan di lapangan selama perusahaan menjalankan aktivitas operasionalnya.
Informasi tersebut akan menjadi bahan bagi Elpisina dalam menjalankan fungsi pengawasan DPR RI sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui pembahasan di tingkat nasional.
Kunjungan spesifik itu menjadi momentum untuk mempertemukan kepentingan aktivitas industri dengan kebutuhan perlindungan lingkungan dan keselamatan masyarakat di sekitar perusahaan.
Elpisina menilai pembangunan ekonomi tidak seharusnya berjalan dengan mengorbankan kelestarian lingkungan karena keduanya harus ditempatkan dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan.
Ia berharap perusahaan terus meningkatkan perhatian terhadap pengelolaan limbah B3 dan memastikan seluruh proses penanganannya mengikuti standar serta ketentuan lingkungan yang berlaku.
Selain perusahaan, pemerintah daerah juga diharapkan aktif menjalankan fungsi pengawasan dan membangun komunikasi dengan seluruh pihak untuk menjaga pengelolaan lingkungan tetap berjalan optimal.
Langkah tersebut penting untuk memastikan potensi persoalan dapat diketahui dan dicegah sejak dini sebelum memberikan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Elpisina menegaskan dirinya akan terus memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan limbah B3, melalui fungsi pengawasan sebagai anggota Komisi XII DPR RI.
Menurutnya, kegiatan industri tetap dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi apabila perusahaan menjalankan tanggung jawab lingkungan secara konsisten dan melibatkan pemangku kepentingan terkait.
Dengan demikian, keberadaan PT KSBB diharapkan mampu memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.






