RADARNESIA.COM – Gubernur Jambi Al Haris yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME, resmi membuka Rapat Kerja Wilayah APJII Provinsi Jambi 2026 di BX Luxury Hotel Jambi, Kamis (18/6/2026).

Rakerwil dihadiri perwakilan DPP APJII Sepriyanto selaku Kabid Pengembangan Infrastruktur, Asisten II Kota Jambi Dr Mulyadi MPd, Ketua DPW APJII DKI Jakarta dan Lampung, Ketua DPW APJII Jambi Haryono selaku ketua panitia, 15 ISP nasional, dan 22 ISP lokal.

Ariansyah menegaskan APJII punya posisi strategis dukung percepatan transformasi digital di Jambi. Organisasi ini jadi wadah ISP sekaligus mitra pemerintah perluas akses internet sampai wilayah terpencil.

“Internet saat ini kebutuhan dasar masyarakat. Perlu sinergi pemerintah, APJII, dan ISP pastikan akses merata sampai desa-desa,” jelasnya.

Ia juga dorong kolaborasi Pemda dan penyedia layanan bangun infrastruktur internet di desa. APJII dinilai berperan jaga kualitas layanan ISP lewat pengawasan dan standar layanan agar masyarakat dapat akses sesuai komitmen penyedia.

Ariansyah sebut APJII jadi jembatan komunikasi antara Pemda, ISP lokal, dan pemerintah pusat. Peran itu relevan dukung program digitalisasi daerah, mulai smart province, smart city, pemasangan CCTV digital, hingga layanan publik berbasis TI.

APJII juga diharapkan berkontribusi kembangkan SDM digital. Program pelatihan teknisi ISP lokal dan generasi muda terus didorong ciptakan tenaga kerja kompeten hadapi era digital.

Selain itu, APJII punya peran penting jaga keamanan ruang digital. Kerja sama dengan pemerintah dilakukan untuk tekan penyebaran konten ilegal, phishing, dan kejahatan siber.

Di bidang literasi digital, APJII didorong aktif gelar edukasi ke masyarakat dan pelajar. Tujuannya tingkatkan kesadaran gunakan internet bijak, aman, produktif.

“Mastiin jalan internet di Jambi mulus, murah, dan aman sampe ke pelosok,” tegas Ariansyah.

Ia juga pesan ISP nasional dan lokal jangan hanya kejar keuntungan bisnis, tapi beri dampak sosial positif bagi pelanggan dan Pemda. Semua itu dalam pengawasan DPW APJII Provinsi Jambi.

Rakerwil 2026 diharapkan jadi momentum perkuat kolaborasi pemerintah dan industri internet untuk percepat pemerataan konektivitas digital di seluruh Jambi.