RADARNESIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam membangun fasilitas publik dan sarana keagamaan berbasis komunitas. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljhosa, S.E., M.A., saat menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Mushalla Miftahul Jannah di Perumahan Permata Land, Blok Garnet, RT 11, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, pada Senin siang (20/07/2026).
Kehadiran dua pimpinan tertinggi Kota Jambi ini disambut hangat dan penuh antusias oleh warga pemukiman, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus pembangunan mushalla, hingga jajaran pejabat pemerintah daerah. Pembangunan sarana ibadah ini menjadi momentum krusial yang menandai komitmen bersama dalam memperkuat fondasi keagamaan dan pembinaan karakter masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pinggiran Kota Jambi.
Sarana Ibadah dan Fondasi Visi Kota Jambi Bahagia
Dalam arahannya, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menekankan bahwa pembangunan rumah ibadah memiliki dimensi spiritual yang mendalam sekaligus dampak sosial yang sangat luas. Selain sebagai tempat mendirikan shalat, mushalla diharapkan menjadi pusat syiar, ruang edukasi keagamaan, serta wadah silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan antarwarga.
“Membangun rumah ibadah adalah salah satu amalan jariyah yang keutamaannya akan menjadi bekal kita di hari akhir kelak. Mudah-mudahan dengan terbangunnya Mushalla Miftahul Jannah ini, kegiatan-kegiatan keagamaan dapat hidup dan berkembang dengan baik, khususnya di kawasan Blok Garnet ini,” ujar Maulana.
Lebih lanjut, Maulana menggarisbawahi bahwa penyediaan sarana ibadah yang memadai merupakan pilar utama dalam mewujudkan program strategis daerah, yakni visi Kota Jambi Bahagia. Menurutnya, kebahagiaan warga kota tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur fisik, tetapi juga dari spiritualitas yang kokoh dan suasana lingkungan yang religius.
“Pembangunan sarana keagamaan ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan komponen Kota Jambi Bahagia dari aspek keagamaan sebagai fondasi utama. Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan kesadaran warga yang terus berlomba-lomba dalam kebaikan,” tambahnya.
Penguatan Akses Pendidikan: Hadirnya PAUD Negeri Baru
Tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah ibadah, pada kesempatan tersebut Wali Kota Maulana juga menyampaikan komitmen Pemkot Jambi dalam memperluas dan meratakan akses pendidikan usia dini. Ia mengumumkan kabar baik terkait dukungan Dirjen PAUD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk pembangunan sekolah baru di Kota Jambi.
“Pemerintah Kota Jambi akan terus melakukan pemerataan fasilitas pendidikan di semua wilayah, khususnya untuk jenjang Sekolah Negeri PAUD. Berdasarkan kunjungan Dirjen PAUD ke Jambi baru-baru ini, insya Allah Pemkot Jambi memperoleh alokasi pembangunan dua sekolah baru yang dibiayai penuh oleh Kementerian,” ungkap Maulana.
Dua unit PAUD Negeri baru tersebut rencananya akan ditempatkan di wilayah Kecamatan Paal Merah dan Kecamatan Alam Barajo. Kehadiran fasilitas pendidikan anak usia dini ini diharapkan dapat diakses dengan mudah oleh warga pemukiman sekitar, termasuk masyarakat di Perumahan Permata Land.
Swadaya Masyarakat dan Sinergi Fasilitas Umum
Pembangunan Mushalla Miftahul Jannah ini menjadi wujud nyata kolaborasi harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Perwakilan warga Permata Land, Adev D., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Pemkot Jambi yang telah memfasilitasi lahan fasilitas umum (fasum) untuk tapak bangunan mushalla.
Adev menjelaskan bahwa aspirasi menghadirkan tempat ibadah mandiri telah lama menjadi cita-cita warga Perumahan Permata Land Blok Garnet. Pembangunan yang direncanakan ini murni mengandalkan swadaya warga serta sumbangan dari para donatur yang telah berjalan selama hampir dua bulan.
“Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkot Jambi yang telah mengalokasikan fasilitas umum berupa sebidang tanah untuk didirikan tempat ibadah di wilayah kami. Pembangunan ini merupakan hasil donasi warga dan donatur yang terus mengalir. Kami menargetkan pembangunan dapat rampung tahun ini agar masyarakat segera bisa menggunakannya untuk berbagai kegiatan ibadah dan keagamaan,” papar Adev.
Dukungan Penuh Jajaran Pemkot Jambi
Kegiatan peletakan batu pertama ini ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pembangunan. Acara turut dihadiri oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian di lingkungan Pemkot Jambi, Camat Alam Barajo, Lurah Bagan Pete, serta para tokoh masyarakat setempat.
Dengan dimulainya pembangunan Mushalla Miftahul Jannah serta rencana perluasan sekolah PAUD Negeri di Alam Barajo, Pemkot Jambi optimistis kualitas kehidupan religius dan taraf pendidikan masyarakat kawasan pemukiman baru akan mengalami peningkatan yang signifikan.









