Radarnesia.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Papua pada Sabtu, 19 September 2026. Guncangan tersebut berpusat di kawasan 33 kilometer timur laut Sarmi.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 11.18 WIB. Episentrum gempa berada pada koordinat 1,6 derajat Lintang Selatan dan 138,88 derajat Bujur Timur.

BMKG mencatat pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, gempa tergolong sebagai gempa dangkal karena sumber guncangannya berada relatif dekat dengan permukaan bumi.

Lokasi episentrum yang berada sekitar 33 kilometer timur laut Sarmi membuat wilayah tersebut menjadi kawasan yang perlu memperhatikan dampak getaran gempa. Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat aktivitas tektonik. Karena itu, masyarakat di wilayah rawan gempa perlu mengetahui langkah keselamatan ketika merasakan guncangan.

Saat gempa terjadi, masyarakat yang berada di dalam bangunan dianjurkan melindungi kepala dan mencari tempat yang aman. Setelah guncangan berhenti, penghuni dapat keluar secara tertib dengan tetap memperhatikan kondisi bangunan.

BMKG secara berkala menyampaikan informasi terkait gempa bumi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Informasi tersebut mencakup waktu kejadian, magnitudo, lokasi episentrum, kedalaman, hingga keterangan potensi tsunami apabila ada.

Untuk gempa Magnitudo 5,1 yang mengguncang wilayah 33 kilometer timur laut Sarmi pada Sabtu siang tersebut, data yang tersedia menunjukkan episentrum berada pada kedalaman 10 kilometer.

Masyarakat di Papua, khususnya sekitar Sarmi, disarankan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Pembaruan mengenai aktivitas gempa sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi BMKG agar informasi yang diterima tetap akurat.