Radarnesia.com – Sebuah kios warung kopi milik Saeroni (53) di Jalan Jawa, Sananwetan, Kota Blitar, terbakar Pada Kamis (14/12/23) petang. Kebakaran diduga karena konsleting listrik pada charger handphone yang masih terhubung ke listrik.
Kapolsek Sananwetan, Kompol Agus Tri, menjelaskan bahwa kebakaran cepat merambat karena handphone korban berada di atas kasur yang dibungkus kardus.
“Dugaan kebakaran dipicu konsleting listrik pada charger handphone yang masih terhubung ke listrik. Karena handphone korban berada di atas kasur & dibungkus kardus, sehingga hal itu membuat api cepat merambat & menghanguskan barang-barang di sekitar,” ujar Kompol Agus Tri.
Saat kejadian, pemilik warung tidak berada di tempat karena sedang mengikuti kegiatan Yasinan di rumah warga yang berjarak 300 meter dari warungnya. Warung dalam kondisi kosong & tertutup. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberitahukan ke pemilik, dan sebagian warga turut membantu memadamkan api selama sekitar 15 menit.
“Pemilik warung tidak ada di tempat karena sedang mengikuti kegiatan Yasinan di salah satu rumah warga yang rumahnya berjarak 300 meter dari warungnya. Sehingga warung dalam kondisi kosong & tertutup,” tambah Kompol Agus.
Meskipun pemadam berhasil meredam api, kerugian yang dialami pemilik warung cukup signifikan, mencapai Rp 36 juta. Barang dagangan, handphone, dan uang tabungan korban ikut hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Total kerugian yang dialami pemilik warung ditaksir mencapai Rp 36 juta. Sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ungkap Agus.