Scroll untuk baca artikel
NusantaraUnggulan

Candi Borobudur Ramai Diserbu Wisatawan Saat Libur Lebaran

×

Candi Borobudur Ramai Diserbu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini
Candi Borobudur Ramai Diserbu Wisatawan Saat Libur Lebaran

RADARNESIA.COM – Animo pengunjung untuk naik ke bangunan Candi Borobudur selama masa libur Lebaran, cukup tinggi. Bahkan masih banyak yang tidak bisa naik, karena kouta selalu habis.

“Selama masa Ramai Lebaran sejak 8 April hingga hari ini (Sabtu, 13/4/2024), minat pengunjung untuk naik ke monument candi cukup tinggi, dan okupansinya mencapai 100 persen,” kata General Manajer PT Taman Wisata Candi Borobudur, Jamaludin Mawardi, Sabtu (13/4/2024).

Scroll untuk baca artikel
Tutup Iklan

Candi Borobudur Ramai Diserbu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Jamal mengatakan, tiket naik ke monumen candi mengalami kenaikan dari Rp 120.000 menjadi Rp 150.000 (untuk wisatawan domestic) dan Rp 500.000 buat wisatawan mancanegara, namun peminatnya tinggi. Bahkan, masih banyak pengunjung gagal naik ke monument candi, karena koutanya habis.

“Sedangkan, untuk tiket masuk regular atau hanya sampai di pelataran candi, tidak ada kenaikan, yakni tetap Rp 50.000 per orang wisatawan domestic dewasa, Rp 25.000 untuk anak-anak. Sedangkan untuk wisatawan asing Rp 225.000 (anak-anak) dan untuk dewasa Rp 375.00,” ujarnya.

Menurutnya, selama masa Ramai Lebaran 2024 ini sejak 8 April hingga 12 April tercatat sebanyak 33.143 pengunjung ke Candi Borobudur. Selama empat hari terakhir tercatat paling tinggi pada H+2 Lebaran atau Jumat ( 12/4) kemarin, yakni sebanyak 15.000 orang.

Candi Borobudur Ramai Diserbu Wisatawan Saat Libur Lebaran

“Selama musim Ramai Lebaran ini, kami juga menyuguhkan sejumlah hiburan tambahan. Seperti, kesenian angklung,musik keroncong, pantomime, kesenian tradisional, wayang serangga dan edu kriya,” imbuhnya.

David, salah satu pengunjung dari Serang, Jawa Barat mengaku senang bisa berkunjung ke Candi Borobudur dan bisa naik ke bangunan candi peninggalan abad VIII tersebut.

“Ini merupakan kunjungan kedua kalinya. Saat pertama kali ke candi tidak bisa naik ke bangunan candi karena koutanya sudah habis. Dan, untuk kedua kalinya ini sangat senang karena bisa naik ke bangunan candi,”katanya. (wiedyas)