Harga Cabai di Pasar Kidul Bangli Melonjak

Screenshot 2023 10 19 05 54 49 19

RADARNESIA.COM – Sejak beberapa hari terakhir, harga cabai di pasaran melonjak. Naiknya harga bumbu dapur ini karena imbas dari musim kemarau yang berkepanjangan. Awalnya harga cabai Rp 30.000 perkilogram kini Rp 60.000 perkilogram.

Seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Kidul Bangli, Komang Tri mengatakan sebelumnya harga cabai rawit berkisar Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilogram. Kemudian naik terus hingga kini di harga Rp 60. 000 per kilogram. “Untuk harga saat ini ada Rp 50.000 per kilogram untuk cabai rawit campuran (rawit yang masih hijau dan merah). Untuk yang super Rp 60.000 per kilogram,” jelasnya, Rabu (18/10/2023).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Satgas OMBL di Sukabumi Gencarkan Upaya Preventif

Kata Komang Tri, naiknya harga cabai rawit hingga dua kali lipat karena pengaruh kemarau panjang yang berimbas pada menurunnnya hasil panen petani. Penurunan produksi berimbas pada berkurangnya pasokan cabai ke pedagang di pasaran. Disalah satu sisi saat ini permintaan akan cabai rawit cukup tinggi kaerena di beberbagai tempat berlangsung upcara keagamaan .” Memang hukum pasar berlaku, stok barang menipis sementara disalah satu sisi permintaan tinggi maka otomatis harga akan naik,” ujarnya.

Baca Juga:  Tinjau Banjir di Sijenjang dan Seberang Kota Jambi, Gunakan Perahu Al Haris Antar Bantuan ke Rumah Warga

Pedagang lainnya yakni Wayan Sutriasih mengatakan akibat naiknya harga cabai berimbas pada menurunnya permintaan konsumen. Konsumen yang biasanya beli satu per empat atau setengah kilogram sekarang belinya cuma Rp 5.000. Kondisi ini menyebabkan omsetnya penjualannya menurun. “Biasanya sehari bisa menjual 10-20 kilogram kini hanya 5 kilogram cabai saja yang terjual,” ungkapnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *