Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Kejaksaan Negeri Boyolali Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Puluhan Perkara

×

Kejaksaan Negeri Boyolali Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Puluhan Perkara

Sebarkan artikel ini

Radarnesia.com – Kejaksaan Negeri Boyolali menggelar kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Yang Telah Mempunyai Kekuatan Hukum Tetap.

Kegiatan ini berlangsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA )Winong, Kecamatan Boyolali, Kamis (22/2/2024).

Agenda tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah – Forkopimda Kabupaten Boyolali.

Baca Juga:  Diskominfo Pasaman Barat Gelar Bimtek Call Taker Dan Mobile Responder Pasaman Barat Siaga 112

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Boyolali, Tri Anggoro Mukti menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti perkara pada periode bulan November 2023 hingga Februari 2024.

Dilanjutkannya, dari Bea Cukai Kejari Boyolali menerima dua Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk perkara pemberantasan rokok ilegal.

Kemudian dari Kepolisian 211 perkara terdiri dari kategori Keamanan Negara, Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lain (KAMNEGTIBUM) dan TPUL sebanyak 68 perkara, narkotika 47 perkara dan orang harta benda (OHARDA) 96 perkara.

Baca Juga:  Belasan Ton Mangga Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan

Ia mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 26 perkara, yakni narkotika jenis ekstasi 16 paket atau setara 1.037 butir dan sabu-sabu seberat 6,34 gram serta satu buah handphone.

Baca Juga:  Bupati Hamsuardi Desak PUPR Untuk Membangun Jembatan Permanen Secepat Mungkin di Rura Patontang

Selanjutnya dari KAMNEGTIBUM adalah perkara pencabulan dan perlindungan anak berupa baju, celana, jaket, ada pula bubuk bahan mercon 1,8 kilogram.

Kemudian OHARDA adalah pencurian dan pemalsuan dua sertifikat dan rokok ilegal sebanyak 318 bal. Dari rokok ilegal tersebut, potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.