Radarnesia.com – Di balik kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan. Tim pemadam PetroChina International Jabung Ltd. setiap hari turun ke lapangan bersama Satgas Karhutla untuk berjibaku memadamkan api.
Perusahaan migas yang beroperasi di Blok Jabung tersebut mengerahkan personel fire team dan peralatan pemadam kebakaran untuk mendukung upaya pemerintah daerah dan Satgas Karhutla dalam menangani kebakaran di wilayah yang dikenal memiliki kawasan gambut cukup luas dan rawan terbakar.
Dalam tiga bulan terakhir, tim PetroChina tercatat ikut membantu pemadaman di lebih dari 10 lokasi Karhutla yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Government and Relations Superintendent PetroChina International Jabung Ltd., Lasno, mengatakan pengerahan personel dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan. Dalam kondisi normal, perusahaan mengerahkan sekitar empat hingga enam personel fire team setiap hari.
“Rata-rata dalam sehari kami mengerahkan empat sampai enam orang personel fire team. Namun jika kondisi api membesar, kami bisa kerahkan sampai delapan orang,” kata Lasno.
Personel yang diterjunkan telah dilengkapi peralatan pemadam kebakaran, mesin pompa air serta alat pelindung diri (APD). Dalam menjalankan tugas, mereka bergabung bersama Satgas Karhutla gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni hingga masyarakat peduli api.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla, terutama di kawasan gambut. Api yang muncul di lahan gambut memiliki karakteristik berbeda karena dapat menjalar di bawah permukaan dan membutuhkan penanganan berulang untuk memastikan titik api benar-benar padam.
Selain terlibat langsung dalam pemadaman, PetroChina juga memberikan dukungan terhadap upaya pencegahan serta penguatan kapasitas personel yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla.
Pada 27 Agustus 2026, PetroChina menyerahkan 60 baliho imbauan pencegahan Karhutla dan 120 set perlengkapan pendukung kepada BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Bantuan tersebut terdiri atas 30 safety wearpack, 30 safety shoes, 30 baju kaos lapangan dan 30 topi rimba. Perlengkapan itu diharapkan dapat menunjang kesiapan personel saat melakukan kegiatan pencegahan maupun penanganan Karhutla di lapangan.
Dukungan kembali diberikan pada Rabu, 23 September 2026. PetroChina menyerahkan satu unit Gorman Pump kepada Satgas Karhutla Provinsi Jambi yang tengah melakukan pemadaman di Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Bantuan peralatan tersebut ditujukan untuk memperkuat kemampuan pemadaman di lokasi yang saat itu masih menjadi bagian dari penanganan Karhutla oleh Satgas.
Menurut Lasno, keterlibatan PetroChina dalam penanganan Karhutla merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan kawasan gambut yang sangat rawan dan sulit dipadamkan jika sudah terbakar. Karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak dalam penanganannya,” ujarnya.
Lasno menegaskan, dukungan PetroChina terhadap Satgas Karhutla tidak berhenti pada penyaluran bantuan peralatan. Personel perusahaan juga masih berada di lapangan untuk membantu proses pemadaman dan memastikan kondisi api terkendali.
“Hingga hari ini tim kami masih di lapangan dan terus berjibaku bersama Satgas Karhutla untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak muncul kembali,” ujar Lasno.
Keterlibatan lintas pihak tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menghadapi ancaman Karhutla di Tanjung Jabung Timur. Selain pemadaman, pencegahan dan kesiapsiagaan menjadi faktor penting untuk menekan risiko meluasnya kebakaran, terutama saat kondisi lahan dan cuaca meningkatkan potensi munculnya titik api.





